IKN Nusantara

Menteri PUPR Temui 200 Calon Investor di Malaysia, Ajak Langsung ke IKN Nusantara

Menteri PUPR temui 200 calon investor di Malaysia, ajak langsung ke IKN Nusantara

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, biaya pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur tak hanya mengharapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dilansir dari Kompas.com, Basuki menegaskan, pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara akan lebih banyak melibatkan investasi baik lokal dan internasional.

"Nanti di IKN Nusantara APBN hanya sekitar 20 sampai 30 persen, yang lainnya dari investasi baik KPBU maupun investasi murni," kata Basuki dalam acara Creative Infrastructure Financing Day di Auditorium PUPR, Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Basuki mengatakan, sudah bertemu dengan sekitar 200 calon investor IKN Nusantara di Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut dia, ratusan calon investor tersebut tertarik untuk berkerja sama dalam pembangunan jalan, penyediaan air minum, rumah sakit hingga pendidikan.

"Kemarin banyak terutama yang startup yang anak muda juga bilang 'Pak menteri saya pasti kes sana, saya pasti akan ada di IKN'.

Jadi banyak ada perumahan, transportasi, bahkan landscape mereka pengen di IKN," ujarnya.

Lebih lanjut, terkait nilai investasi yang dikucurkan Malaysia di IKN Nusantara, Basuki mengatakan, hal tersebut dapat disampaikan karena Kementerian PUPR nantinya akan mengajak langsung para investor ke IKN.

"Belum ada (nilai investasi), kan nanti saya undang mereka nanti seperti programnya presiden, triwulan ke 2 atau ke-3 tahun depan mungkin baru mau nganter investor ke IKN, karenanya saya harus siapkan dulu," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan gedung Istana Presiden, Istana Wakil Presiden serta bangunan kantor pemerintahan lainnya di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara segera dimulai bulan depan.

Dilansir dari Kompas.com, hal itu disampaikan Jokowi kepada awak media di Rumah Adat Radakng, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (29/11/2022).

"Yang berkaitan dengan pembangunan kementerian, istana presiden dan wakil presiden juga (akan dimulai), ini bulan Desember sudah dimulai," ujar Jokowi sebagaimana dilansir siaran pers Sekretariat Presiden, Selasa.

Jokowi juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah telah memulai pembangunan infrastruktur pada kawasan inti IKN Nusantara.

"Untuk IKN ini kita sudah memulai (pembangunan) untuk infrastrukturnya, dam untuk suplai air baku ke IKN sudah, selesai Januari.

Infrastruktur untuk yang kawasan inti sudah dimulai," kata Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Kalimantan, utamanya warga suku Dayak terhadap pembangunan IKN.

Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah akan membangun Dayak Center di sekitar wilayah IKN Nusantara atas permintaan masyarakat suku Dayak.

"Nanti juga atas permintaan dari suku Dayak, ada Dayak Center juga akan segera ditentukan lokasinya," ujarnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved