Viral Pengakuan Ismail Bolong
Terungkap Peran Keluarga Ismail Bolong Kelola Tambang di Kaltim, Bareskrim: Anaknya Sebagai Dirut
Terungkap ada peran keluarga Ismail Bolong untuk kelola tambang di Kaltim, Bareskrim sebut anaknya sebagai dirut utama.
TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap ada peran keluarga Ismail Bolong untuk kelola tambang di Kaltim, Bareskrim sebut anaknya sebagai dirut utama.
Nama Ismail Bolong belakangan tengah jadi sorotan usai video pengakuan dirinya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar eks anggota Polri itu mengaku memberi setoran miliaran rupiah ke petinggi Polri hasil tambang ilegal di Kaltim.
Kini terungkap jika tambang yang dikelola Ismail Bolong ada peran keluarganya.
Baca juga: Sempat Disebut Melarikan Diri dan Tinggalkan Rumah, Ismail Bolong Akhirnya Bakal Diperiksa Hari Ini
Hal itu diterungkap dari agenda pemeriksaan keluarga Ismail Bolong hari ini, Kamis (1/12/2023).
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan pemeriksaan keluarga sebagai saksi lantaran, salah satu anaknya disebut sebagai direktur utama tambang tersebut.
Bareskrim bakal dalami soal tambang batu bara yang diduga milik Ismail Bolong.
"Anaknya sebagai dirutnya katanya. Di dalam perusahaan kan orang yang punya perusahaan belum bisa diambil keterangan," ujar Pipit.
Terkai pemeriksaan hari ini sendiri, Ismail Bolong dikabarkan bakal hadir untuk diambil keterangannya.
Ismail Bolong Sempat Dikabarkan Melarikan Diri
Ismail Bolong sejatinya diperiksa bareskrim pada Selasa (29/11) kemarin, namun ia mangkir dengan alasan sakit. Diduga ia stress.
Awalnya Ismail Bolong diduga melarikan diri seusai 'nyanyian' setoran tambang batubara ilegal yang menyeret sejumlah nama petinggi Polri viral di media sosial.
Baca juga: Bantah Kabareskrim, Ferdy Sambo Akhirnya Ungkap Alasan Tak Proses Ismail Bolong
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto dikutip dari Kompa.tv menyampaikan Ismail Bolong kini tidak lagi berada di rumahnya.
Hal itu diketahui saat penyidik mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan soal nyanyian tambang ilegal.
"Iya, yang jelas mereka di rumahnya tidak berada di tempat. Kita sudah titipkan ya (surat panggilan) kepada RT-nya," kata Pipit kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).