Berita Kaltim Terkini

Peningkatan Kapasitas Guru jadi Sorotan Hetifah Sjaifudian Sambut IKN Nusantara

Iswahyudi Rahman menyampaikan perlunya guru memiliki design thinking skill, yaitu kolaborasi dari kreatif, inventif, dan inovatif

Penulis: Sumarsono | Editor: Budi Susilo
HO/HETIFAH
Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek RI) menyelenggarakan peningkatan kapasitas pendidikan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek RI) menyelenggarakan peningkatan kapasitas pendidikan.

Kegiatan ini bertajuk “Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran untuk Terwujudnya Proses Percepatan Transformasi Pendidikan Indonesia,” di Hotel Senyiur Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Kamis (1/12/2022).

Workshop tersebut dihadiri tak kurang dari 120 Kepala sekolah dan guru dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK se Balikpapan.

Hadir sebagai narasumber Hetifah Sjaifudian (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Nunuk Suryani (Plt Dirjen GTK), Purnomo (Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan), Iswahyudi Rahman (Teman Kita Foundation), dan Sudarman (Akademisi FKIP Universitas Mulawarman).

Baca juga: Kisah Komunitas Seribu Guru Balikpapan, Terjang Badai hingga Bimbing Upacara Perdana Murid

Purnomo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Workshop ini.

Menurut Purnomo, penguatan kapasitas dalam bentuk kegiatan pelatihan sangat baik demi mendukung peningkatan kualitas guru.

“Hal ini didukung oleh Balikpapan diharapkan menjadi beranda IKN,” paparnya.

Indikator Kualitas Pembelajaran

Hetifah menyampaikan beberapa Indikator Kualitas Pembelajaran di antaranya terkait keterampilan dan tindakan guru serta perilaku atau aktivitas siswa.

“Dan tentunya terkait media pembelajaran yang dapat memfasilitasi interaksi guru dan siswa” jelas politikus Golkar ini.

Iswahyudi Rahman menyampaikan perlunya guru memiliki design thinking skill, yaitu kolaborasi dari kreatif, inventif, dan inovatif.

Dwi Nugroho Hadiyanto menegaskan terkait pembelajaran berkualitas adalah pembelajar yang mampu meletakkan posisi guru dengan tepat sehingga guru mampu memainkan perannya dengan tepat.

Baca juga: Wali Kota Andi Harun Serahkan Secara Simbolis Bantuan Baznas untuk 3 Ribu Guru Honorer di Samarinda

Workshop pendidikan ini merupakan kegiatan berseri yang digagas Hetifah.

Agenda sebelumnya Hetifah melaksanakannya di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

"Sebagai upaya peningkatan kapasitas para guru di bumi etam. Hebatnya Kaltim untuk Indonesia," ujar Hetifah (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved