Virus Corona di Penajam

Kasus Positif Covid-19 di PPU Capai 11 Orang, Sebaran Terbanyak di Wilayah Sepaku

Kasus Covid 19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali ditemukan. Tim Satgas Covid-19 PPU pada Kamis 8 Desember 2022 merilis masih ada pasien

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kepala Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara (PPU), dr Jansje Grace Makisurat mengemukakan, masih ada kasus positif Covid-19 di PPU, tetapi jumlah pasien yang sembuh juga cukup banyak. Ia mengimbau warga agar tetap patuhi prokes. TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kasus Covid 19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali ditemukan.

Tim Satgas Covid-19 PPU pada Kamis 8 Desember 2022 merilis masih ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kendati demikian, angka pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, juga cukup tinggi.

“Masih ada kasus positif, tetapi yang sembuh juga cukup banyak," kata Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr Jansje Grace Makisurat pada Kamis (8/12/2022) dalam rilisnya.

Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini sebanyak 10 orang, baik yang menjalani isolasi mandiri maupun yang menjalani perawatan.

Baca juga: Update Covid-19 di Kaltim, Ada Tambahan Kasus 24 orang Terkonfirmasi dan 42 orang Sembuh

Kasus terkonfirmasi positif beberapa waktu terakhir ini, ditemukan di wilayah Kecamatan Sepaku, Penajam, dan Babulu.

Hal itu menyebabkan tiga kecamatan tersebut masih berstatus zona kuning.

Sementara Kecamatan Waru sudah berubah menjadi zona hijau lantaran tidak ada lagi kasus terkonfirmasi positif.

Saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Benuo Taka mencapai 11 kasus, dengan sebaran di Kecamatan Penajam sebanyak 2 kasus aktif, Kecamatan Sepaku 7 kasus aktif, dan Kecamatan Babulu 2 kasus aktif.

Baca juga: Masih 21 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara

Jansje Grace Makisurat mengemukakan, meski tren peningkatan kasus tidak begitu signifikan, namun penetapan protokol kesehatan harus tetap diperketat.

Selain itu, upaya menggenjot vaksinasi terutama untuk vaksin booster juga terus dilakukan.

"Prokes tetap dijaga dan harus vaksin, semua dari vaksin satu sampai vaksin tiga," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved