Berita Nasional Terkini

Slogan Jakarta Era Anies Baswedan Diganti, PKS Nilai 'Sukses Jakarta untuk Indonesia' Tidak Keren

Slogan Jakarta Era Anies Baswedan diganti. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai jargon 'Sukses Jakarta untuk Indonesia' tidak keren.

Kolase Tribunkaltim.co / Instagram Anies Baswedan
Ilustrasi slogan Jakarta dan Anies Baswedan - Slogan Jakarta Era Anies Baswedan diganti. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai jargon 'Sukses Jakarta untuk Indonesia' tidak keren. 

"Mungkin Pemda DKI Jakarta yang sekarang kesulitan mencari konsultan branding," ujar Taufik.

Sementara Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menilai perubahan slogan ini untuk menunjukan eksistensi Heru sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dan menjadi pembeda kepemimpinan.

"Setiap pimpinan baru itu ingin menunjukkan eksistensinya ya. Untuk bagaimana menunjukkan ada perbedaan sebelumnya," sebut Nova.

Ia berpendapat dengan slogan anyar ini Heru bakal memaksimalkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menangani permasalahan di wilayah itu. 

Baca juga: Nyapres, Anies Baswedan Tawarkan Rekam Jejaknya Sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk Menopang Visi

Pengubahan slogan anyar tersebut dipandang Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisaksi, Trubus Rahardiansyah tak substansial untuk pembangunan Jakarta.

Bahkan, pengubahan slogan cenderung politis dan terkesan ingin menunjukan balas dendam pada kepemimpinan gubernur sebelumnya.

"Justru ini terkesan politis karena selama ini seolah Pak Pj (Heru) ini ingin menenggelamkan prestasi gubernur sebelumnya. Terkesan balas dendam," ujar Trubus, Selasa (13/12) dikutip dari Kompas.com.

Trubus berpendapat Heru yang merupakan penjabat gubernur seharusnya berfokus pada implementasi program jangka pendek khususnya terkait lapngan pekerjaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

"Karena kebutuhan masyarakat saat ini ada dua, yaitu soal lapangan pekerjaan dan keterjangkauan harga bahan pokok, terlebih saat pandemi ini," terangnya.

Tindakan pengubahan slogan ini dianggap sebagai tradisi tak baik dalam penggantian gubernur khususnya di Jakarta.

Trubus menjelaskan pada masa kepemimpinan Anies juga banyak melakukan kebijakan yang terkesan ingin mengubur prestasi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Ini akan menjadi tradisi yang tidak baik. Dalam hal ini menurut saya, karena Heru ini merupakan Pj, lebih baik utamakan saja penciptaan lapangan kerja," tutur Trubus. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved