Selasa, 21 April 2026

Berita Nasional Terkini

Himpaudi Meyakini, PAUD Bagian dari Pondasi Pencegahan Korupsi

Penanaman nilai ini tidak hanya menjadi tanggung jawab guru saja, tetapi juga para orang tua di rumah.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Ilustrasi pelaksanaan kegiatan sekolah PAUD. Keberadaan PAUD, berperan penting sebagai pondasi pengembangan semua karakter manusia. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Himpaudi berkeyakinan keberadaan PAUD atau pendidik usia dini bagian terpenting pondasi pencegahan korupsi.  

Pengurus Pusat Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (PP Himpaudi) memandang tingginya angka korupsi dan membudayanya ketidakjujuran tergantung pendidikan seseorang.

PAUD, menurutnya, berperan penting sebagai pondasi pengembangan semua karakter manusia.

Keyakinan Himpaudi tingginya korupsi dan budaya ketidakjujuran tergantung pendidikan yang memberikan learning dan pembiasaan.

Baca juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Raih Penghargaan Bunda PAUD

"Lalu inilah menjadi memori yang mendasari perilakuknya korupsi atau tidak," ujar Ketua Umum PP Himpaudi, Netti Herawati.

Netti mengatakan, pihaknya meyakini PAUD adalah pondasi pencegahan korupsi.

Dengan begitu, tugas guru PAUD salah satunya adalah mengembangkan semua nilai karakter, yang di antaranya adalah nilai kejujuran.

"Ada banyak tugas guru PAUD, mengembangkan semua nilai karakter, di antaranya nilai jujur. Bukan hanya itu, guru PAUD juga diamanahkan mewujudkan anak bergizi baik dan sehat," jelas Netti.

Baca juga: Bunda Paud Beri Apresiasi Lomba Mewarnai Oleh Kadin Indonesia Kota Balikpapan

Mendikbudristek Nadiem Makarim, mengatakan pendidikan antikorupsi sedianya diberikan sejak dini.

Pendidikan antikorupsi, menurut Nadiem, menjadi titik tolak pembangunan SDM di Indonesia.

"Semakin dini kita melakukan pendidikan antikorupsi semakin baik bagi Indonesia," ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Minggu (18/12/2022).

Dirinya mengatakan pendidikan karakter yang paling dasar adalah kejujuran.

Kurikulum Merdeka, kata Nadiem, telah memasukan pendidikan karakter tersebut dan tidak terpisahkan pembelajaran di kelas.

Baca juga: Wabup Paser Inginkan Keberadaan F-PAUD Dapat Tingkatkan Taraf Pendidikan Anak Sejak Dini

"Pendidikan karakter harus berbasis project sehingga nilai jujur ini dapat dikembangkan secara nyata," jelas Nadiem.

Menurut dia, dengan cara itu seorang anak akan tumbuh menjadi pelajar Pancasila yang cerdas dan berkarakter.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved