Kamis, 23 April 2026

Berita Nasional Terkini

Putri Candrawathi Bukan Hanya Diperkosa, Ferdy Sambo Buka-bukaan di Sidang Pembunuhan Brigadir J

Putri Candrawathi bukan hanya diperkosa. Ferdy Sambo buka-bukaan di sidang pembunuhan Brigadir J.

Penulis: Kun | Editor: Heriani AM
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Putri Candrawathi bukan hanya diperkosa. Ferdy Sambo buka-bukaan di sidang pembunuhan Brigadir J. 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi terkini seputar sidang terdakwa Ferdy Sambo.

Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi bukan hanya diperkosa.

Hal itu diungkapkan Ferdy Sambo di sidang pembunuhan Brigadir J.

Secara blak-blakan terdakwa Ferdy Sambo mengakui emosi berat kepada Brigadir J.

Apalagi saat Ferdy Sambo tahu Brigadir J bukan hanya perkosa Putri Candrawathi.

Kata Ferdy Sambo, Brigadir J juga melakukan penganiayaan dan pengancaman terhadap Putri Candrawathi.

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Detik-detik Pengacara Ferdy Sambo Bentak Bharada Eliezer, Arman Hanis: Tujuan Saudara Berbohong Apa?

Bahkan Ferdy Sambo mengatakan perbuatan dari Brigadir J bahkan lebih sadis dari asusila.

Hal ini dikatakan Sambo saat menjadi saksi di persidangan PN Jakarta Selatan (16/12/2022).

"Bahkan lebih sadis dari pelecehan. Istri saya diperkosa, dianiaya dan diancam," ujar Sambo pada hakim persidangan.

Hal ini yang membuat Sambo menjadi emosi terhadap Brigadir J dan ingin mengonfirmasi perbuatan Yosua di rumah dinas Duren Tiga.

Ferdy Sambo mengatakan hal ini saat menjadi saksi dalam persidangan terdakwa kasus Obstruction of Justice dengan terdakwa Irfan Widyanto.

Baca juga: Skenario Ferdy Sambo Buyar karena Ada Rekaman CCTV yang Menunjukkan Momen Brigadir J Masih Hidup

Sambo menyampaikan bahwa eks Karo Paminal Divisi Propam Brigjen Hendra Kurniawan, eks Kaden A Biro Paminal Divisi Propam Kombes Agus Nurpatria, dan eks Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim AKP Irfan Widyanto tidak mengerti apa-apa soal kasus ini.

"Mereka tidak salah. Mereka orang-orang yang hebat. Saya tidak bisa menghadapi mereka semua, karena saya tahu saya salah, Yang Mulia," ujar Sambo.

Sambo kembali menekankan bahwa dialah yang bersalah dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved