Kecelakaan di Lampu Merah Rapak

Disebut Mampu Minimalisir Korban, Pelebaran Jalan di Rapak Balikpapan Dinilai Efektif

Pelebaran jalan di kawasan simpang Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur dinilai efektif dalam mereduksi jumlah korban ketika terjadi laka lantas.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Wadirlantas Polda Kaltim, AKBP Lukman Cahyono (tengah) ditemui di lokasi kejadian laka lantas truk molen di Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (27/12/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pelebaran jalan di kawasan simpang Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur dinilai efektif dalam mereduksi jumlah korban ketika terjadi laka lantas.

Seperti insiden laka lantas kendaraan truk molen roda 10 dengan nomor polisi AB 9034 AK yang terjadi sore tadi, Selasa (27/12/2022).

Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol Sonny Irawan melalui Wadirlantas Polda Kaltim AKBP Lukman Cahyono berujar, insiden itu membuktikan efektivitas pelebaran jalan.

"Ketika ada kendaraan gagal pengereman, kemudian banting ke kiri, sehingga korban bisa minimal," ucap Lukman.

Baca juga: Sopir Truk Molen Korban Kecelakaan di Rapak Balikpapan Dinyatakan Meninggal Dunia

Dia berpendapat, semisal tak dilakukan pelebaran jalan, maka insiden truk molen tadi berpeluang merenggut lebih banyak korban.

Seperti yang terjadi pada awal tahun 2022 di lokasi yang sama.

"Kalau tidak ada pelebaran, mungkin kendaraan di depannya disikat semua," imbuhnya.

Baca juga: Kronologi Awal Kecelakaan di Simpang Rapak Balikpapan, Bermula Truk Molen Senggol Angkot

Dia menjelaskan, pelebaran jalan ini merupakan hasil rekomendasi dari Forum Lalu Lintas yang berniatan untuk menekan fatalitas ketika terjadi laka lantas.

"Jadi pelebaran jalan ini terbukti ada manfaatnya," tandas Lukman. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved