Kamis, 7 Mei 2026

Dampak Perubahan Cuaca: Lion Air Group Senantiasa Mengutamakan Aspek Keselamatan dan Keamanan

Lion Air Group memberikan penjelasan bahwa dalam melayani penerbangan penumpang berjadwal (regular flight), sewa tertentu (charter flight)

Tayang:
Editor: Aris
HO/HUMAS LION GROUP
Pesawat Lion Air. (HO/HUMAS LION GROUP) 

TRIBUNKALTIM.CO - Lion Air Group memberikan penjelasan bahwa dalam melayani penerbangan penumpang berjadwal (regular flight), sewa tertentu (charter flight) dan angkutan kargo, operasional tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan serta menurut protokol kesehatan.

Lion Air Group melaksanakan koordinasi dan komunikasi intensif berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) bersama pihak terkait: regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, BMKG dan lainnya dalam antisipasi dampak dari cuaca yang kurang baik terhadap transportasi udara.

Setiap penerbangan Lion Air Group harus selalu memperhatikan faktor alam dan meteorologi BMKG yang menghasilkan data dan informasi detail, cepat, tepat dan akurat. Lion Air Group senantiasa melaksanakan pemantauan (monitor) perkembangan terkini dari cuaca dan menggunakan informasi cuaca untuk mengambil keputusan berdasarkan laporan serta pemberitahuan resmi:

1.       Perkiraan cuaca

Pada saat sebelum terbang (keberangkatan), prediksi cuaca akan menentukan izin pesawat untuk lepas landas (take off).

2.       Aktual

Kondisi cuaca aktual (real time) diperlukan saat sebelum, ketika pesawat lepas landas hingga proses pendaratan pesawat udara guna menjamin keselamatan penerbangan.

Baca juga: Luncurkan Ekosistem Direct Trading, Pos Indonesia Group dan Lion Air Group Permudah Para Pelaku UMKM

Operasional dijalankan apabila jarak pandang (visibility), arah/ kekuatan/ kecepatan angin dan lainnya memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan.

Cuaca yang mempengaruhi penundaan penerbangan, pembatalan, pengalihan dan pemulihan (recovery) selalu dilakukan analisis dan evaluasi (pengkajian operasional).

Berbagai strategi yang diimplementasikan antara lain menggunakan sistem terstruktur dan berkesinambungan antara rotasi (pergerakan pesawat), tim operasional serta keputusan yang cepat (quick action) guna menentukan rangkaian operasional yang terjadi di lapangan (irregularities) guna mengurai dampak keterlambatan penerbangan akibat cuaca kurang baik.

Panduan dan prosedur dengan skala prioritas telah ditetapkan untuk mengelola tingkat dan dampak atau gangguan cuaca. Matriks prioritas analisis cuaca berdasarkan aktual (real time) sebagai salah satu referensi atau dasar menunjang kelancaran operasional.

Baca juga: Semua Penerbangan Internasional Lion Air Group Beroperasi di “Terminal 2F” Bandara Soekarno-Hatta

Pilot dan Teknologi Pesawat Udara

Seluruh pilot Lion Air Group wajib menjalani pelatihan melalui pengujian dan penilaian ketat di simulator untuk mengoperasikan pesawat udara dengan berbagai skenario termasuk cuaca kurang baik.

Hal ini sebagai upaya mengedepankan operasional pada level aman dan selamat. Fasilitas  pelatihan simulator sudah dioperasikan Lion Air Group yang berlokasi di Bandara Mas, Tangerang.

Pelatihan Simulator Lion Air Group telah memiliki persetujuan resmi dari pemerintah Indonesia, serta otoritas penerbangan internasional: Malaysia, Thailand, Singapura, Federal Aviation Administration (FAA) di Amerika Serikat) dan European Aviation Safety Agency (EASA) di Eropa.

Baca juga: Badan Otorita IKN Komitmen Pembangunan Daerah Asal IKN Beriringan dengan Pembangunan IKN Nusantara

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved