IKN Nusantara

IPAL di KIPP IKN Nusantara Lindungi Air Tanah dan Cegah Pencemaran Lingkungan

IPAL di KIPP IKN Nusantara lindungi air tanah dan cegah pencemaran lingkungan

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah baru saja menetapkan pemenang tender pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

Nilai kontrak pembangunan IPAL di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP IKN Nusantara ini mencapai Rp 639 miliar.

IPAL dibangun bertujuan agar kualitas air tanah di IKN Nusantara terjaga.

Baca juga: Desain Kompleks Peribadatan IKN Nusantara Dilandasi Kemajemukan Agama di Indonesia

Selain itu, IPAL juga bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan.

Dilansir dari Kompas.com, PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan kode saham WSKT kembali berkontribusi membangun Ibu Kota Nusantara.

Kali ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menunjuk Waskita untuk mengerjakan proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dengan kontrak senilai Rp 639 miliar.

Kesepakatan pekerjaan proyek dengan nama pembangunan IPAL 1,2,3 KIPP IKN ini ditandatangani antara PPK Sanitasi Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukinan Wilayah II Kementerian PUPR Provinsi Kalimantan Timur, Pandu Agung Wicaksono dengan SVP Infrastructure I Division, I Nyoman Agus Pastima.

SVP Corporate Secretary Perseroan Novianto Ari Nugroho menyampaikan bahwa sejak awal Perseroan terus mengikuti setiap tender yang ada di IKN.

Baca juga: Roadmap Pembangunan Energi Hijau di IKN Nusantara, Wind Farm Kapasitas 70 MW di 2024

"Alhamdulillah Waskita kembali memenangkan tender pekerjaan proyek di IKN.

Proyek ini adalah salah satu dari sekian beberapa tender yang kami ikuti di IKN," ucapnya dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (30/12/2022).

Pembangunan IPAL ini akan menjadi pendukung utama dalam pengelolaan air limbah di KIPP IKN, sehingga tetap menjaga kualitas air tanah dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Pekerjaan proyek ini rencananya akan dikerjakan dalam waktu 742 hari dan akan selesai pada akhir tahun 2024.

Baca juga: Sektor Wisata, Amerika Punya Disneyland, IKN Nusantara Bisa Kembangkan Disney Jungle

Sementara lingkup pekerjaan Waskita antara lain yaitu, pekerjaan persiapan, unit IPALD, pekerjaan mekanikal dan elektrikal, jalan dan lanskap, serta dehidrator lumpur.

"Perolehan ini tentunya menambah nilai kontrak baru Waskita per bulan Desember 2022.

Sampai akhir tahun ini kami masih menunggu pengumuman tender dan optimis bisa memenangkannya," tutup Novianto.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved