Minggu, 26 April 2026

Berita Kukar Terkini

4 Upaya PMI Kukar Penuhi Pasokan Stok Darah di Tenggarong

Ke depan, PMI Kutai Kartanegara juga akan berupaya untuk melakukan inventarisir data pendonor secara digital

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Palang Merah Indonesia Kutai Kartanegara melakukan aksi jemput bola layanan donor keliling ke sejumlah instansi di Kota Raja, Tenggarong Kutai Kartanegara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Palang Merah Indonesia Kutai Kartanegara (PMI Kukar) berencana menghadirkan unit donor darah dan layanan donor keliling.

Hal tersebut menjadi salah satu upaya PMI untuk menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Ketua PMI Kutai Kartanegara, Ismed mengatakan, pihaknya telah memetakan kendala dan keluhan masyarakat terkait keberadaan unit donor darah.

Diketahui, lokasi unit donor darah terbilang cukup jauh dan terbatas. Yakni, hanya berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit di Tenggarong Seberang.

Baca juga: 14 Hari Setelah Vaksin Baru Bisa Donor Darah, Berikut Ini Penjelasan Petugas PMI Kukar

"Ke depannya PMI Kutai Kartanegara berencana untuk menghadirkan unit donor darah di Kota Tenggarong," ujar Ismed, Selasa (10/1/2023).

Selain itu, PMI Kutai Kartanegara juga akan melakukan upaya jemput bola untuk memenuhi pasokan kebutuhan darah di Kota Raja.

PMI Kutai Kartanegara kini mulai membangun kominikasi ke perangkat daerah dan dunia usaha sebagai salah satu sumber pendonor darah.

Bahkan dalam bulan ini, PMI Kutai Kartanegara sudah menjadwalkan kegiatan donor darah di Yayasan Ketopong dan PT ABP di Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.

Baca juga: Tidak Bisa Lagi Adakan Donor Darah Massal Akibat Virus Corona, Stok Darah di PMI Kukar Kosong

"Di event-event kegiatan masyarakat yang mengumpulkan massa kita pun PMI akan hadir," kata Ismed.

Laki-laki yang juga menjabat sebagai Kabag Prokom Kukar ini pun menginginkan pembaharuan sistem untuk mengontrol stok darah.

Menurutnya, perlu ada ambang batas stok minimal persediaan darah. Jangan sampai, stok darah melimpah namun tidak terpakai dan akan terbuang karena expired.

“Jadi kita akan lihat berapa kebutuhan darah real di Kukar. Kalau sudah expired hanya bisa dimusnahkan, jadi limbah B3. Ini juga akan kami evaluasi," tambahnya.

Ke depan, PMI Kutai Kartanegara juga akan berupaya untuk melakukan inventarisir data pendonor secara digital.

Tujuannya, agar masyarakat tidak perlu lagi kebingungan mencari pendonor di media sosial.

Para pendonor yang sudah pernah melakukan donor darah pun bisa dicek. Siapa saja yang bisa mendonorkan darahnya tinggal dihubungi.

Ismed pun berharap, PMI Kutai Kartanegara mampu memberikan pelayanan kemanusiaan dengan maksimal. Khususnya dengan kebutuhan darah masyarakat.

“Namanya orang perlu darah, artinya dalam kondisi darurat. Berbicara darah ini memang menyangkut nyawa orang,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved