Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Petani di Penajam Paser Utara Meminta Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta agar kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diberikan, ditambah jumlahnya.

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Petani di PPU meminta tambahan kuota BBM setiap sekali pengambilan. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta agar kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diberikan, ditambah jumlahnya.

Petani di Kabupaten PPU yang tergabung dalam kelompok tani, diberikan kuota BBM bersubsidi jenis biosolar sebanyak 40 liter per sekali pengambilan.

Jumlah tersebut dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemkab PPU Nicko Herlambang, belum mencukupi semua kebutuhan petani.

Hal itu sebab, banyak petani yang memiliki alat dan mesin pertanian yang kapasitasnya cukup besar, seperti mesin penggilingan padi dan lainnya.

Baca juga: Cuaca Penajam Paser Utara Hari Ini, Waspada Hujan Turun di Siang dan Malam

“Karena memang kita sepakati itu kelompok tani 40 liter per sekali pengambilan, ternyata hal ini tidak bisa di sama ratakan, karena petani ada yang memiliki penggilingan padi,” ungkapnya pada Kamis (19/1/2023).

Nicko menjelaskan bahwa para petani terutama yang memiliki alat pertanian yang berkapasitas besar, meminta penambahan kuota setiap sekali pengambilan menjadi 80 hingga 100 liter.

Penambahan kuota tersebut juga dimaksudkan agar petani tidak bolak-balik ke SPBU untuk mengambil kuota BBM, lantaran jarak antara lokasi pertanian di PPU khususnya di Babulu dengan SPBU, cukup jauh.

“Per pengambilan dia minta 80 liter perhari supaya tidak bolak-balik ke SPBU,” sambungnya.

Baca juga: Waspada Kampanye Pemilu 2024 Tidak Sesuai Jadwal di Penajam Paser Utara

Tidak hanya itu, petani juga meminta agar pada saat musim tanam yakni antara bulan Mei hingga April, rentan waktu pengambilan BBM ditingkatkan menjadi tiga kali dalam seminggu. Pada musim biasanya, petani hanya boleh melakukan pengambilan dua kali dalam seminggu.

Sebelumnya diketahui petani di PPU mendapatkan kuota BBM bersubdisi jenis biosolar dari Pertamina. Para petani yang ingin mengambil BBM di SPBU diharuskan membawa surat rekomendasi dari Dinas Pertanian setempat, serta wadah sendiri.
Pemberian kuota BBM ini, telah dilakukan sejak akhir tahun 2022 kemarin.

Baca juga: Cara Tangkal Narkoba di Penajam Paser Utara, Jaga Perbatasan hingga Rutin Tes Urine

Berkenaan dengan hal tersebut, diungkapkan Nicko bahwa pihaknya akan segera menyampaikan kepada pihak Pertamina, dan berharap untuk diakomodir.

“Mudah-mudahan diakomodir usulan petani kita,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved