Berita Kutim Terkini

Babinsa di Sangatta Kutim Dampingi TPPS Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Hal ini dilakukan dalam melakukan penanganan stunting yang tengah gencar digerakkan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Pendampingan Babinsa Teluk Lingga bersama TPPS Kutim untuk memeriksa kesehatan ke rumah-rumah penderita stunting. TRIBUNKALTIM.CO/HO Babinsa Teluk Lingga 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Kodim 0909/Kutai Timur (Kutim) melalui koramil jajaran di bawahnya terus bekerja tidak kenal waktu dan tempat, dalam membantu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Hal ini dilakukan dalam melakukan penanganan stunting yang tengah gencar digerakkan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Begitupun yang dilakukan oleh Koramil 0909-01 Sangatta, terkhusus Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara, Kopti Yoyok bersama TPPS kelurahan.

Babinsa bersama tim langsung mendatangi dari rumah ke rumah para penderita stunting atau anak kekurangan gizi.

“Sebagai salah satu upaya kami dalam membantu anak anak tersebut yang kekurangan gizi,” ujarnya, Selasa (24/1/2023).

Baca juga: Stunting bisa Pulih? Kepala BKKBN Hasto Wardoyo Ungkap Pentingnya Masa 1.000 Hari untuk Pencegahan

Baca juga: Strategi Kepala BKKBN Kejar Terget 14 Persen Angka Stunting di 2024, Pakai Aplikasi dan Ubah Mindset

Pihaknya turut mendampingi petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dan memberikan bantuan penambahan gizi, khususnya anak yang menderita stunting.

Babinsa Koptu Yoyok mewakili Danramil Sangatta Kapten Inf Arif Safardiyatno menegaskan, jajaran TNI AD khususnya Kodim 0909/KTM melalui koramil-koramil yang ada berkomitmen terus memberikan dukungan dan bantuan kepada para penderita stunting.

Dirinya berharap bahwa pendampingan yang dilakukan babinsa bisa mendorong percepatan penurunan stunting di wilayah sekitar.

“Apa yang kami lakukan ini mungkin tidak seberapa, tapi besar harapannya, dapat membantu anak ataupun keluarga penderita stunting untuk tetap semangat," ujarnya.

Baca juga: Angka Stunting di Berau Diklaim Turun 19 Persen

Babinsa mengingatkan bahwa keluarga penderit stunting tidak berjuang sendiri, melainkan mendapat dukungan dari banyak pihak.

Pihaknya jug menggugah kepada warga masyarakat yang mempunyai kelebihan untuk dapat kiranya berkontribusi bagi anak penderita stunting sehingga dapat meringankan beban mereka. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved