Berita Kaltim Terkini

Pemprov Kaltim Targetkan Realisasi Anggaran Tahun 2023 Capai 95 Persen

Rapat Pimpinan Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 dan Percepatan Pelaksanaan APBD 2023 usai digelar, Selasa

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni menegaskan bahwa target realisasi anggaran di atas 90 persen harus bisa dicapai. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pasang target realisasi anggaran tahun 2023 capai 95 persen.

Rapat Pimpinan Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 dan Percepatan Pelaksanaan APBD 2023 usai digelar, Selasa (24/1/2023).

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni menegaskan bahwa target diatas 90 persen harus bisa dicapai apalagi setelah data yang dipaparkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI beberapa waktu lalu.

Dalam Rapat pimpinan realisasi serapan anggaran Kaltim masih dibawah 90 persen atau hanya sebesar 84,67 persen.

Baca juga: Ribuan UMKM di Penajam Paser Utara Dapat BLT dari Pemprov Kaltim

Hasil rilis Wamendagri RI John Wempi Wetipo awal Januari 2023 lalu, menyampaikan realisasi serapan anggaran Kaltim hanya sebesar 77,7 persen.

Selisih peningkatan terjadi, karena data dari Kemendagri menggunakan data per tanggal 1 Desember 2022.

Sementara Pemprov Kaltim menggunakan data realisasi serapan sampai 31 Desember 2022.

"Hingga akhir tahun anggaran 2022, tepatnya triwulan IV per 31 Desember capaian realisasi serapan anggaran Kaltim dibawah 90 persen atau hanya sebesar 84,67 persen," terang Sri Wahyuni, Rabu (25/1/2023).

"2022 lalu capaian kita 84,67 persen, ini memang belum mencapai 90 persen ya," sambungnya.

Menurut Sri Wahyuni, kurun waktu tiga tahun berturut-turut serapan anggaran Kaltim selalu berada di bawah 90 persen.

Tentu ini jadi catatan dan mesti mengatur strategi agar serapan rendah itu tidak terulang di tahun 2023.

Persiapan di tahun 2023 ini Pemprov Kaltim telah menargetkan capaian serapan anggaran di atas 90 persen.

Baca juga: Rancangan KUA-PPAS APBD Kaltim 2023 Disepakat Rp 15,1 Triliun

"Di 2023 ini target kita di atas 90 persen, bahkan bisa mencapai minimal 95 persen," ungkapnya.

Bukan tanpa alasan, jajaran perangkat daerah, kini telah memulai melakukan lelang dini di berbagai kegiatan pengadaan barang dan jasa (barjas)

"Berdasarkan catatan, 2022 tidak dilakukan lelang dini," sebut Sri Wahyuni.

Melihat hal ini, Pemprov Kaltim mensiasati sehingga pada akhir Januari 2023 telah ada 30 pekerjaan yang masuk tahap kontrak dari hasil lelang dini.

"Kita lakukan percepatan. Karena ini kan akhir dari pelaksanaan RPJMD 2018-2023," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved