IKN Nusantara
Curhat Sri Mulyani Soal Anggaran Pandemi Covid-19 Bisa Bikin 2 IKN Nusantara
Curhat Sri Mulyani soal anggaran pandemi Covid-19 bisa bikin 2 IKN Nusantara
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio
"Persoalannya bukan masalah tambah defisit kemudian kita bisa dapat pendanaan. Waktu itu juga capital market, bond market, semuanya dalam situasi yang sangat-sangat volatile (bergejolak), sehingga waktu kita butuh (pendanaan), banyak situasi di dalam bond market dan capital market itu sangat tidak kondusif," paparnya.
Pada akhirnya, pemerintah harus mencari pembiayaan dari Bank Indonesia dengan skema berbagi beban atau burden sharing.
Pembiayaan itu digelontorkan BI melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) I, II, dan III yang berakhir pada 2022.
"Karena memang waktu itu tantangannya extraordinary (luar biasa), magnitude-nya besar sekali," pungkasnya. (*)