Virus Corona di Balikpapan
Realisasi Vaksin Booster Kedua di Balikpapan Capai 16,82 persen
Saat ini, pihak DKK Balikpapan tengah mengajukan permintaan dosis vaksin lagi, ke Kementrian Kesehatan
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Realisasi vaksinasi booster kedua di kota Balikpapan Kalimantan Timur terhitung mencapai angka 16,82 persen.
Tercatat di angka tersebut, dari jumlah yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan sejumlah 2.140 dosis vaksin.
Kepala DKK Balikpapan, Andi Sri Juliarty menyebut dari dosis yang tersedia, bisa bertahan dalam kurun waktu hingga seminggu.
Pasalnya, terdapat banyak sentra dalam pelayanan vaksinasi diantaranya di Gedung Parkir Balikpapan, Rumah Sakit Tentara, Klinik Polda, Klinik Lanal, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), serta seluruh Puskesmas yang ada di Kota Balikpapan.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Tingkat Kesembuhan Pasien dan Usia Terbanyak Positif Covid-19
Selain itu, tingginya animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi, turut menjadi penyebab cepatnya stok vaksin menipis.
Saat ini, pihak DKK Balikpapan tengah mengajukan permintaan dosis vaksin lagi, ke Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
"Karena, pada minggu pertama vaksin datang, untuk di Gedung Parkir Balikpapan bisa mencapai 350 dosis sehari," ujar Andi Sri Juliarty atau yang akrab disapa Dio, Senin (30/1/2023).
"Saat ini sudah mengajukan permintaan dosis lagi, karena tingginya animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi," imbuhnya.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, Syarat Masuk Bioskop dan Mal Bagi Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Adapun jenis vaksin yang diterima, baru tersedia Pfizer.
"Saat ini kami baru menerima Pfizer, mudah-mudahan ada jenis vaksin lain tersedia," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/booster-vaksini-kedua-bpn.jpg)