Kamis, 30 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Dishub Samarinda Cari Solusi soal Lalu-lintas Angkutan Barang di Gunung Manggah

Pada tahun 2023 ada dua peristiwa viral di Gunung Manggah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Tayang:
Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Giat Rapat Dinas Perhubungan Kota Samarimda dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) bersama pihak Polresta Samarinda dan Dinas Pekerjaan Umum dan Pemataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda di Kantor Dinas Perhubungan Jalan MT Haryono Kamis (9/2/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pada tahun 2023 ada dua peristiwa viral di Gunung Manggah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Yaitu truk trailer yang tertahan hampir 16 jam pada Rabu 18 Januari 2023.

Dan berikutnya pipa besi yang berjatuhan dari atas truk pada Senin 6 Februari 2023.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kemudian mencari solusi atas maraknya kejadian lalu-lintas angkutan dan barang di Gunung Manggah.

Kepala Dishub Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu menuturkan bahwa pihaknya meminta asosiasi pengusaha truk di Samarinda untuk mengikuti aturan lalu-lintas angkutan dan barang berlaku.

Baca juga: Jalan Gunung Mangga Samarinda Masih Dilalui Truk, Belum Ada Petugas Dishub Siaga di Jalanan Maut Ini

Permintaan itu di sampaikan dalam Giat Rapat dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) bersama pihak Polresta Samarinda dan Dinas Pekerjaan Umum dan Pemataan Ruang (DPUPR) Kota Samarinda di Kantor Dinas Perhubungan Jalan MT Haryono Kamis (9/2/2023).

"Kita meminta agar mereka untuk menyampaikan ke anggota-anggotanya supaya mengikuti aturan Lalu lIntas Angkutan dan Barang," ucap Manalu.

Kopka Azmiadi saat membantu tugas Polresta Samarinda mengarahkan lalu lintas ditengah pengendara bermotor maupun masyarakat saat melintasi jalan Otto Iskandardinata kawasan Gunung Manggah saat insiden kedua besi pancang berhamburan dari truk tronton saat melintas di Tanjakan Jalan Otto Iskandardinata Sungai Dama Kota Samarinda Kalimantan Timur, Senin(6/2/2023).
Kopka Azmiadi saat membantu tugas Polresta Samarinda mengarahkan lalu lintas ditengah pengendara bermotor maupun masyarakat saat melintasi jalan Otto Iskandardinata kawasan Gunung Manggah saat insiden kedua besi pancang berhamburan dari truk tronton saat melintas di Tanjakan Jalan Otto Iskandardinata Sungai Dama Kota Samarinda Kalimantan Timur, Senin(6/2/2023). (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Dishub Samarinda meminta kepada pihak asosiasi untuk mengarahkan anggotanya untuk melakukan normaslisasi kendaraan.

"Kedua kita menyampaikan agar anggota anggota yang kendaraan kendaraannya over Dimensi Over loading (ODOL) dan Kirnya sudah mau habis masa berlakunya agar segera melakukan normalisasi kendaraanya," ujarnya.

Baca juga: Dishub Samarinda Kembali Temukan 11 Truk Bermasalah Ikut Antre BBM di SPBU Sungai Kunjang

Ditambahkan oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Jalan (LLJ), Didi Zulyani bahwa ada rencana dari Dinas PUPR Provinsi untuk memotong elemen vertikal jalur jalur Gunung Manggah.

"Solusi dari Gunung Manggah ini tadi ada informasi dari PUPR itu akan ada pemotongan jalur, elemen vertikalnya biar nggak terlalu tinggi curam," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved