IKN Nusantara
Otorita IKN Nusantara Ajukan Anggaran Rp 650 Miliar, Jalankan 2 Program Sederhana
Otorita IKN Nusantara ajukan anggaran Rp 650 miliar, jalankan 2 program sederhana
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir
TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan, sebagai lembaga yang setingkat kementerian justru pihaknya belum memiliki Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Diketahui, saat ini pembangunan infrastruktur sedang gencar dilakukan di IKN Nusantara, Kalimantan Timur.
Padahal, DIPA ini berfungsi sebagai dasar pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran selama satu tahun.
Selain itu, DIPA berfungsi sebagai alat pengendali, pelaksanaan, pelaporan, pengawasan, dan sekaligus merupakan perangkat akuntansi pemerintah.
"Keterkaitan dengan rencana kerja kami, ini kami terus terang bagian anggaran sudah punya tapi DIPAnya (Daftar Isi Pelaksanaan Anggaran) belum tiba pak.
Kami hanya memiliki simple, jumlah yang kami ajukan Rp 650 miliar, yang sudah disetujui oleh kementerian Keuangan dalam tahap pertama ini sekitar Rp 250 miliar," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, Senin (6/2/2023), dilansir dari Kompas.com.
Bambang bilang, di Badan Otorita IKN untuk programnya sendiri tidaklah rumit.
Hanya memiliki dua program yaitu program Dukungan Manajemen dan Pengembangan Kawasan Strategis.
"Kami kira sebagai institusi baru Pak Ketua (Komisi XI DPR) ini cukup, yang penting bagi kami adalah jangan sampai terlalu lama organisasi ini beroperasi tanpa DIPA.
Jadi, sangat simple sasaran programnya. Kalau dukungan manajemen tentunya bagaimana tadi kami sendiri beroperasi sebagai organisasi," kata dia.
Kemudian, anggaran dari Kas Negara yang diajukan ke Kemenkeu akan dimanfaatkan untuk pengelolaan di Badan Otorita IKN yang ada di Jakarta, Balikpapan, dan di kawasan IKNnya.
"Tadi kami laporkan ada tiga titik di mana kami harus kelola yaitu di Jakarta, Balikpapan, kemudian satu lagi di basecamp.
Ketiga hal inilah yang nanti akan dicoba untuk didukung dari anggaran yang kita punya," ujar Bambang.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan proyek pembangunan IKN di Kalimantan Timur terus berjalan seiring dengan alokasi anggaran yang telah disiapkan.
Menkeu mengungkapkan, pemerintah telah menganggarkan Rp 23,9 triliun dari APBN 2023 untuk proyek pembangunan IKN.