Berita Kubar Terkini
Tingkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat, Pemkab Kubar Bentuk Program Kampung Pangan
Upaya peningkatan program ketahanan pangan kepada masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus dilakukan
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SENDAWAR- Upaya peningkatan program ketahanan pangan kepada masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus dilakukan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat nelalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menyusun strategi ketahanan pangan melalui program pembentukan Kampung pangan.
Hahkan program tersebut telah dibahas bersama OPD terkait pada kegiatan rapat koordinasi yang berlangsung di ruang rapat kantor Setdakab Kutai Barat beberpa waktu lalu.
Bupati Kubar FX Yapan melalui asisten II Sekretariat Daerah Kutai Barat, Rakhmat mengatakan pembentukan kampung pangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat kampung dalam pengembangan usaha produktif berbasis sumber daya lokal, peningkatan ketersediaan pangan, peningkatan daya beli dan akses pangan rumah tangga, untuk dapat memenuhi kecukupan gizi rumah tangga.
Baca juga: Manfaatkan Sampah Sebagai Tambahan Penghasilan, DLH Kubar Luncurkan Program Bank Sampah
Baca juga: Anggaran Pemilihan Kepala Kampung Serentak di Kubar Disiapkan Rp 1,9 Miliar
"Akan tetapi tujuan utama dari Kampung Pangan ini adalah agar di Kutai Barat terdapat kampung percontohan dan edukasi," katanya, Selasa (14/2).
Menurutnya jika program tersebut dilaksanakan secara meluas, maka kegiatan Kampung Pangan akan berdampak terhadap penurunan tingkat kerawanan pangan dan permasalahan gizi masyarakat, serta peningkatan pendapatan atau perekonomian masyarakat dan Kabupaten Kutai Barat pada umumnya.
Adapun sasaran kegiatan Kampung Pangan adalah Kampung yang mempunyai potensi pengembangan komoditas unggulan spesifik lokal dan potensi pengembangan titik tumbuh sebagai pusat ekonomi masyarakat.
Sebagai langkah awal, pemkab Kubar memilih empat kampung diantaranya Kampung Rejo Basuki, Purwodadi, Awai dan Intu Lingau.
"Adapun harapan dari dibentuknya kampung pangan ini antara lain meningkatkan ketersediaan pangan dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki secara berkelanjutan, meningkatkan mutu dan keamanan pangan desa meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat di Kutai Barat menciptakan lapangan kerja," ujarnya.
Baca juga: Marulam Manihuruk Dilantik jadi Anggota DPRD Kubar, Gantikan Paul Vius
Pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Kutai Barat melalui program Kampung pangan ini, diharapkan mampu menurunkan tingkat kerawanan pangan dan menjamin tercukupinya kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat di perkampungan.
"Serta mampu meningkatkan ketersedian dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) berbasis pada potensi sumber dava lokal Kutai Barat," harapnya. (*)
