Berita Penajam Terkini

Dinas Pertanian Penajam Paser Utara Masih Antisipasi Penyebaran PMK

Upaya pencegahan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih terus dilakukan Dinas Pertanian PPU.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Penajam Paser Utara, Arief Murdiyatno. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Upaya pencegahan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih terus dilakukan Dinas Pertanian PPU.

Salah satunya dengan kembali menggencarkan vaksinasi, terhadap ternak sapi di Benuo Taka.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian PPU Arief Murdiyatno mengungkapkan, bahwa sebanyak 10.500 ekor sapi menjadi target vaksinasi tahun ini.

“Kita terus melakukan langkah pencegahan untuk penyakit PMK,” ungkapnya pada Jumat (17/2/2023).

Baca juga: Peruntukkan Pupuk Subsidi di Kutai Timur Terbatas, Hanya Sembilan Jenis Pertanian

Kata dia, upaya pencegahan dilakukan sedini mungkin, meskipun hingga kini sudah tidak ada virus yang ditemukan.

Virus PMK menyebar dengan cepat, sehingga sebisa mungkin diupayakan tidak ada satupun yang ternak yang terjangkit.

Pada tahun lalu, kata Arief pihaknya sudah melakukan vaksinasi sebanyak 6.783 ekor sapi, baik vaksin satu hingga vaksin booster. Vaksinasi yang dilakukan saat ini, juga merupakan lanjutan dari tahun lalu.

Baca juga: Penetapan Perda RTRW Samarinda 2022-2042 Bakal Berdampak pada Dana Bagi Hasil Batu Bara di Samarinda

“Kita targetkan tahun ini bisa tervaksin sebanyak 10 ribuan sapi,” terangnya.

Penyebaran virus PMK mengikuti jalur transportasi ternak maupun daging yang telah terinfeksi. Untuk itu hingga kini pengetatan ternak dari luar daerah juga masih dilakukan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved