Berita Kukar Terkini
Dampak Program Makmur Idaman di Kukar, Pendapatan Petani Loa Kulu Tembus Rp 18 Juta
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah tak memungkiri, sebelumnya panen di Desa Sumber Sari tidak begitu memuaskan.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Ketua Kelompok Tani Gapoktan Desa Sumber Sari, Adi Purnomo, menyebut hasil panen raya padi di desanya meningkat.
Sebelumnya pada 2020, hasil panen padi di Desa Sumber Sari, Loa Kulu, Kabupaten Kukar, Provinsi Kalimantan Timur, menurun drastis karena terdapat zat asam yang terlalu tinggi pada lahannya.
Kemudian terdapat bantuan dari Bupati Kutai Kartanegara berupa dolomit, yang diberikan kepada para petani, sehingga tahun 2021 hasil tani mulai kembali normal.
Setelah itu hasil terus meningkat di tahun 2022 hingga 2023. Perbandingan awal panen dengan saat ini meningkat hingga 5-6 ton dalam 1 hektare.
Baca juga: Anggota DPR RI Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono Bantu Vertical Dryer 10 Ton untuk Petani Kukar
Sementara, total keseluruhan lahan yang digunakan pertanian Desa Sumber Sari ialah 350 hektare, sehingga total hasil panen mencapai 1.750-2.100 ton.
“Tidak ada kesulitan tahun ini, karena dari pihak pemerintah mendukung penuh khususnya di sektor pertanian ini,” ujarnya, Sabtu (25/2/2023).
Saat ini Kelompok Tani Desa Sumber Sari berhasil panen dua kali dalam setahun. Hasil panen padi di jual oleh petani dengan harga Rp 13 ribu per kilogram.
Adapun hasil 1 hektare lahan produktif biasanya mencapai 5 sampai 6 ton.
Baca juga: Wabup Rendi Solihin Ingin Petani Kukar Sejahtera, RPU Bakal Kembali Dioperasikan
Jika harga jual dalam 1 ton di kurang biaya operasional, maka setiap petani bisa mendapat Rp3 juta per bulan.
“Kalau 1 hektare biasanya mencapai 6 ton. Artinya para petani bisa mendapatkan Rp 18 juta per tiga bulan,” beber Adi.
Respon Bupati Edi Damansyah
Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah tak memungkiri, sebelumnya panen di Desa Sumber Sari tidak begitu memuaskan.
Namun setelah adanya program Makmur Idaman yang dicanangkan oleh pihaknya, sektor pertanian di Kutai Kartanegara kembali normal.
Baca juga: Bupati Edi Damansyah Panen Raya Bersama Petani di Loa Kulu Kukar
“Program yang dibuat ini bisa membawa kepada kelegaan pada masyarakat. Ini akan terus kita lanjutkan di Kukar,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tani-di-kukar-terdongkrak.jpg)