Senin, 18 Mei 2026

Berita Kubar Terkini

Pemkab Kutai Barat Dorong Seluruh Kampung di Kubar Menuju Kampung Mandiri

Peningkatan program pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi prioritas utama dalam kinerja Pemkab Kubar tahun 2023 ini.

Tayang:
Penulis: Zainul | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Bupati Kubar FX Yapan memberikan arahan kepada seluruh Camat agar meningkatkan sinergitas dalam mewujudkan Kampung mandiri dj wilayah Kabupaten Kutai Barat. (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL) 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Peningkatan program pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menjadi prioritas utama dalam kinerja Pemkab Kubar tahun 2023 ini.

Bahkan Pemkab Kubar terus berupaya mendorong seluruh Kampung/Desa di wilayah Kubar agar dapat menyandang status Kampung Mandiri.

Akan tetapi, upaya peningkatan status Kampung Mandiri tersebut memerlukan bantuan serta dukungan anggaran pemerintah daerah. 

Bupati Kubar, FX Yapan mengatakan pembangunan dalam Kampung bisa menggunakan Anggaran Dana Kampung (ADK) dan Dana Desa (DD).

Baca juga: Wabup Edyanto Arkan Imbau Pelaku UKM di Kubar Benahi Outlet dan Tingkatkan Kualitas Produk

"Sama halnya Kabupaten dalam membangun jalan poros ke Provinsi merupakan kewenangan Pusat dan Provinsi," ujarnya, Senin (6/3/2023).

Dia menjelaskan, dalam mambangun Kampung, pemerintah Kampung harus kreatif dan memiliki inovasi dan mampu menjalin kerjasama dengan pihak ketiga dalam hal ini perusahaan swasta yang beroperasi di dalam kawasan Kampung itu sendiri. 

"Contoh bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar kampung untuk mendukung pembangunan di kampung,” jelas Bupati.

Bupati menambahkan, tolak ukur penilain Kampung mandiri dapat dilihat dari Indeks Desa Membangun (IDM). Dimana IDM ini merupakan indeks komposit yang dibentuk berdasarkan tiga indeks yaitu Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi Dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan.

Baca juga: Langgar Aturan Kampanye Pilkades di Kubar, Akan Dikenakan Denda Adat

Status IDM sendiri kata dia meliputi Sangat Tertinggal, Tertinggal, Berkembang, Maju dan Mandiri. Kegiatan ini didasarkan salah satunya oleh Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi RI Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Indeks Desa Membangun.

Sejauh ini, Kampung yang baru berhasil menyandang status Kampung Mandiri di Kutai Barat tercatat sebanyak 32 Kampung dari total 190 Kampung di 16 Kecamatan. 

"Artinya target kita untuk mendorong Kampung Mandiri itu masih jauh, oleh sebab kepada seluruh Camat selaku kepala unit kerja wilayah di Kecamatan dapat mengoptimalkan peran dan fungsinya. Seperti salah satunya adalah untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan kegiatan di Kampung. Jangan pernah jemu terus motivasi seluruh lini, jalinlah jejaring kerja yang luas dengan seluruh elemen mulai dari organisasi masyarakat, organisasi pemuda, organisasi keagamaan, perusahaan, lembaga adat dan semuanya tanpa terkecuali," pintanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved