Rabu, 8 April 2026

Berita Paser Terkini

Pemkab Paser Beri Bantuan Alsintan untuk Terapkan Pertanian Modern

Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendorong Pemerintah Kabupaten Paser untuk menerapkan pertanian modern

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Paser Erwan Wahyudi saat mengikuti giat panen raya nusantara, pada 9 Maret 2023 di Desa Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER- Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendorong Pemerintah Kabupaten Paser untuk menerapkan pertanian modern.

Instruksi dari Kementan tersebut sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH).

Kepala DPTH Paser Erwan Wahyudi menyampaikan instrtruksi yang telah dilakukan yaitu dengan program pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok tani.

"Untuk menerapkan pertanian modern, dibutuhkan alat-alat dan mesin pertanian modern. Paser sudah menerapkan ke arah moderenisasi alat pertanian melalui program bantuan alsintan," jelas Erwan, Senin (13/3/2023).

Baca juga: Dinas Pertanian Penajam Paser Utara Berupaya Tingkatkan Produksi Sapi

Baca juga: DPRD Kaltim Menilai Anggaran Sektor Pertanian Minim, Dorong Diperbesar 20 Persen dari APBD

Sebelumnya pada 9 Maret lalu, Pemda Paser melakukan kegiatan panen raya nusantara dilahan seluas 15 hektar dari  85 hektar hamparan sawah di Desa Sungai Tuak.

"Program panen raya ini sudah diterapkan teknologi baik dalam proses pembuatan bibit unggul padi, pengolahan lahan, maupun pengendalian organisme pengganggu tanaman," urainya.

Untuk Desa Sungai Tuak, kata Erwan Pemda Paser telah memberikan bantuan hand traktor kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Tahun ini, Pemda Paser juga telah mengalokasikan anggaran dengan nilai Rp2 miliar lebih untuk pengadaan alsintan.

"Alsintan tersebut berupa 15 unit cultivator, 26 handtraktor , dan 295 hand sparyer untuk kelompok tani yabg tersebar di 10 kecamatan," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Penajam Paser Utara Rancang Sistem Pertanian Berkelanjutan

Erwan mengaku, pihaknya selalu memotivasi para petani, termasuk saat di Desa Sungai Tuak agar tetap semangat dalam menanam padi.

"Secara bertahap, kebutuhan alsintan akan dipenuhi untuk mendukung kegiatan produksi pertanian," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved