Ramadhan 2023

Disdamkartan Samarinda Imbau Masyarakat Jangan Lalai Saat Masak Sahur dan Menyiapkan Buka Puasa

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Samarinda imbau masyarakat tidak lalai saat bulan Puasa Ramadhan 1444 Hijriah Tahun 2023

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Apel Personil-Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Samarinda imbau masyarakat tidak lalai saat bulan Puasa Ramadhan 1444 Hijriah Tahun 2023.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Samarinda imbau masyarakat tidak lalai saat bulan Puasa Ramadhan 1444 Hijriah Tahun 2023.

Utamanya saat menyiapkan makan sahur dan menyiapkan buka puasa di rumah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Samarinda, Hendra AH melalui Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Teguh Setiawardana mengimbau masyarakat Kota Tepian mewaspadai terjadinya kebakaran selama Ramadhan.

Pihaknya melalui Bidang Pemadaman dan Penyelamatan terus melakukan upaya-upaya preventif atau pencegahan terutama sosialisasi.

Serta imbauan ke masyarakat baik melalui media sosial maupun media elektronik lainnya, agar selalu waspada terjadinya kebakaran.

Baca juga: Cara Bikin Stiker Ramadhan 2023 di WhatsApp Web, Sebarkan Ucapan Selamat Berpuasa ke Grup WA

Baca juga: Pelayanan SIM di Balikpapan Selama Ramadhan Tetap Seperti Biasa

"Para personel damkar juga nantinya akan disiagakan pada pos-pos yang telah tersedia pada sejumlah titik yang padat pemukiman penduduk. Pada prinsipnya, kami selalu siap siaga 1x24 jam, bukan hanya pada bulan suci Ramadhan saja, tetapi juga pada hari-hari biasanya," tegas Teguh, Rabu (22/3/2023).

Teguh mengimbau kepada seluruh masyarakat, supaya senantiasa waspada dan menjaga agar terhindar dari terjadinya bahaya kebakaran.

Tindakan-tindakan seperti, mengontrol nyala api di rumah masing-masing terutama pada saat sedang memasak untuk berbuka puasa ataupun saat sahur agar lebih berhati-hati.

"Tak kalah pentingnya juga untuk memperhatikan penggunaan alat elektronik rumah tangga yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap kebakaran," imbaunya.

"Banyak peristiwa kebakaran yang terjadi di Kota Samarinda berawal dari arus pendek listrik. Kami ingatkan penggunaan alat elektronik harus ekstra hati-hati," sambung Teguh.

Baca juga: Sehari Jelang Ramadhan, Peziarah Padati TPU Pemakaman Covid-19 Balikpapan

Turut disampaikan juga agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran dengan cara mengontrol kompor dan mematikan barang-barang elektronik yang tidak digunakan.

"Terutama pada saat rumah ditinggalkan untuk melaksanakan salat tarawih ke masjid. Paling tidak untuk pencegahan dini bahaya kebakaran setidaknya setiap rumah satu APAR (Alat Pemadam Api Ringan)," pungkas Teguh. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved