Ramadhan 2023
Kuburan Muslimin Abul Hasan Samarinda Padat, Pedagang Bunga Raup Rp 1 Juta
Salah seorang warga Kelurahan Air Putih Samarinda Ulu, Zuhariah, mengaku ziarah sudah menjadi kegiatan rutin baginya khususnya.
Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peziarah padati Pemakaman Koeburan Muslimin Jalan Abul Hasan Kelurahan Pasar Pagi, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (22/3/2023).
Jelang pengumuman 1 Ramadhan 1444 Hijriah, diketahui Senin (22/3/2023) menjadi puncak tradisi ziarah kubur bagi warga Samarinda.
Salah seorang warga Kelurahan Air Putih Samarinda Ulu, Zuhariah, mengaku ziarah sudah menjadi kegiatan rutin baginya khususnya menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.
Saat ditemui, ia bersama dengan cucu perempuannya menziarahi makam ayah dan ibunya yang dimakamkan di pemakaman tersebut.
Baca juga: 9 Pedoman Sosial Kemasyarakatan Kutai Timur Selama Ramadhan 2023
"Ayah dan Ibu selalu di ziarahi setiap mau bulan Puasa," kata Zuhariah kepada Tribunkaltim.co Rabu (22/3/2023).
Momen tersebut tidak disia-siakan oleh pedagang bunga.
Mereka terlihat dominan di antara pedagang lainnya sepanjang jalan masuk di kawasan pemakaman tersebut.
Bahkan tidak jarang mereka menghampiri peziarah yang baru saja memarkirkan kendaraannya.
Baca juga: Rukyatul Hilal Kemenag Kaltim di Kota Samarinda, Terpantau 7 Derajat
Salah seorang pedagang bunga bernama, Wulan yang merupakan warga Kelurahan Pasar Pagi RT 13, mengatakan bahwa normalnya satu hari bisa menjual hingga Rp 1 juta.
"Bisa sampai Rp 1 juta per hari normalnya, kalau hari ini ramai bisa Rp 1,5 juta," katanya.
Kendati demikian, sosok yang mulai berjualan pada Minggu (19/3) itu, berpendapat peziarah tahun ini tidak sebanyak di tahun lalu.
"Dibandingkan tahun lalu lebih rame tahun lalu sih," ucapnya.
Tidak jauh berbeda, Evi Warga Kelurahan Pasar Pagi RT 13 mengatakan untuk keuntungan bersih sehari bisa mencapai Rp 1 juta.
"Hari ini terbanyak, sehari bersihnya bisa dapat Rp 1 juta," ucapnya.
Seperti kebanyakan dagangan di sana, ada dua jenis bunga yang ia jajakan, kembang renteng dengan harga Rp 25 ribu dan kembang bungkus plastik yang bisa diperoleh dengan harga Rp 10 ribu untuk tiga bungkusnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pasar-pagi-smd-Muslimin-Abul-Hasan.jpg)