IKN Nusantara

Daftar Titik-Titik Banjir di Kecamatan Sepaku yang Jadi Lokasi KIPP IKN Nusantara

Daftar titik-titik banjir di Kecamatan Sepaku yang jadi lokasi KIPP IKN Nusantara

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Baru-baru ini, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Ibu Kota Nusantara dilanda banjir.

Diketahui, KIPP IKN Nusantara berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Otorita IKN Nusantara bersama sejumlah pihak langsung mengidentifikasi penyebab banjir tersebut.

Tercatat ada 7 kawasan di Kecamatan Sepaku, yang menjadi langganan banjir.

Di antaranya, Kelurahan Sepaku RT 07, 06, 05 dan 04 dengan lama genangan 6 sampai 24 jam, terjadi dua kali dalam setahun, serta diakibatkan oleh bottle neck bangunan yang melintang.

Desa Suka Raja RT 01 dan 25 lama genangan 6-24 jam, juga terjadi selama dua kali dalam setahun. Akibatnya karena meandering sungai.

Desa Bukit Raya RT 01, 02, 06, lama genangan 3-12 jam, terjadi dua kali dalam setahun, penyebabnya karena bottle neck dimensi gorong-gorong.

Kemudian Desa Karang Jinawi dengan lama genangan 3-12 jam, intensitas banjir 2-3 kali dalam setahun da diakibatkan oleh kondisi topografi bergelombang pada alur sungai.

Selanjutnya, Desa Tengin Baru. Lama genangan 3-12 jam, 1-2 kali dalam setahun, diakibatkan oleh bottleneck dimensi gorong-gorong dan bangunan.

Baca juga: Anggaran IKN Nusantara Membengkak bisa Tembus Rp 30 T, Presiden Jokowi Minta Pembangunan Tambahan

Sedangkan Desa Bumi Harapan, lama genangan 3-12 jam, 1-2 kali dalam setahun, terjadi akibat intensitas air hujan dan terpengaruh oleh air sungai yang sedang pasang.

Kelurahan Pemaluan, lama genangan 2 jam-2 hari, terjadi 2-3 kali dalam setahun, diakibatkan intensitas hujan tinggi dan air sungai pasang.

Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Achmad Jaka Santos Adiwijaya memastikan bahwa penanganan banjir di Kelurahan Sepaku telah berhasil dilakukan dengan baik.

Berkat kerja sama seluruh pemangku kepentingan, seperti BPBD Kabupaten PPU, TNI, POLSEK, Kecamatan, Kelurahan, Kementerian PUPR, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), dan lainnya.

Jaka Santos juga menjelaskan bahwa sebelumnya Otorita IKN juga telah mengidentifikasi adanya potensi banjir di beberapa area di Kelurahan Sepaku.

Karena lokasi banjir di wilayah tersebut adalah daerah dataran rendah yang sudah sering terjadi banjir sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved