Berita Balikpapan Terkini
PHKT Ajak Wartawan Kenali Industri Migas Lebih Dekat
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menggelar program bertajuk "Mengarungi Lautan Untuk Indonesia" beberapa waktu lalu
Penulis: Ardiana | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menggelar program bertajuk "Mengarungi Lautan Untuk Indonesia" beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini menggandeng beberapa media, baik online, cetak, dan radio serta komunitas fotografer di Kalimantan Timur.
Demi meningkatkan pemahaman wartawan mengenai industri hulu migas, khususnya operasi migas offshore yang dikelola PHKT.
Mereka berkesempatan mengarungi lautan sekaligus menyaksikan secara langsung proses produksi minyak dan gas bumi ke wilayah kerja PHKT.
Terdapat 3 titik lokasi Daerah Operasi Bagian Selatan (DOBS) yang dikunjungi. Diantaranya, Rig Sinoocean Harvest, Sepinggan Field dan Yakin Field.
Baca juga: PHKT Dukung Kemandirian Pangan di Desa Sebakung Jaya PPU, Kembangkan Integrated Farming
Baca juga: PT PHKT Selesaikan Project Rig to Reef dengan Menggandeng Korea Selatan
Untuk diketahui, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) merupakan anak Perusahaan PHI yang menjalankan pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG (Environment, Social, Governance) di Wilayah Kerja East Kalimantan dan Attaka di Kalimantan Timur.
PHKT bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya melakukan beragam inovasi dan aplikasi teknologi dalam menghasilkan energi yang selamat, efisien, handal, patuh, dan ramah lingkungan demi mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia.
Superintendent Production Yakin Field, Fredi Subiantoro menyampaikan apresiasi Perusahaan pada rekan media atas kerja sama dan dukungan terhadap operasi dan bisnis PHKT selama ini.
Baginya, media merupakan salah satu pemangku kepentingan Perusahaan yang berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang industri migas.
"Sehingga masyarakat dapat menerima dan memberikan dukungan untuk operasi hulu migas dan investasi Perusahaan dalam menambah cadangan dan produksi migas," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Tribunkaltim pada Selasa, (28/3/2023).
Ia menambahkan, PHKT akan terus berupaya memberikan kontribusi dalam penyediaan energi bagi Indonesia.
Dengan mendukung program Pemerintah mencapai 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada tahun 2030 mendatang.
"Meskipun operasi PHKT berada di lepas pantai, kami pun terus hadir dengan program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan di sekitar wilayah operasi Perusahaan,"tambahnya.
Dalam program tersebut, Fredi menjelaskan rig dan platform yang dikunjungi sudah ada sejak tahun 1975.
"Berbagai inovasi dan teknologi guna meningkatkan recovery rate dari sumur-sumur migas yang ada terus dilakukan, dengan menjalankan pendekatan strategis dalam memilih proyek migas yang dapat memberikan investasi terbaik sesuai dengan kondisi lapangan yang sudah mature," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Foto-Bersama-Awak-Media-dengan-pihak-PHKT-di-depan-Rig-Sinoocean-Harvest.jpg)