IKN Nusantara
9 Investor Tertarik Bangun RS di IKN Nusantara, Ada yang Selevel RS Mount Elizabeth
9 investor tertarik bangun RS di IKN Nusantara, ada yang selevel RS Mount Elizabeth
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio
TRIBUNKALTIM.CO - Tak hanya kantor-kantor Pemerintahan, saat ini Pemerintah juga menggagas sederet fasilitas publik di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.
Seperti tempat pendidikan dan pusat kesehatan.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut ada 9 investor yang tertarik membangun RS di IKN Nusantara.
Dilansir dari Kompas.com, Pemerintah akan membangun rumah sakit bertaraf internasional di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara.
Sekretaris Otorita IKN (OIKN) Ahmad Jaka Santos Adiwijaya mengatakan, selain rumah sakit, Pemerintah juga tengah membangun infrastruktur dasar lain seperti pasar dan sekolah.
Rencana pembangunan fasilitas-fasilitas pendukung tersebut sudah ada sejak awal dan akan siap seiring pemindahan belasan ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN tahap pertama tahun 2024.
"Fasilitas untuk kebutuhan ASN yang pindah sudah dipikirkan dan akan disiapkan. Sebagai contoh rumah sakit bertaraf internasional rencananya akan hadir di KIPP.
Kemudian kita juga akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang baik," ujar Jaka dalam keterangan resminya.
Sementara dilansir dari laman resmi IKN, tertulis bahwa rumah sakit internasional di IKN ditargetkan siap beroperasi pada Juni 2024.
Baca juga: Meski Ada Proyek IKN Nusantara, Nasib Jembatan Tol Penajam-Balikpapan Tak Jelas
Baca juga: Kawasan Inti IKN Nusantara Banyak Malaria, 40 Ribu Kelambu Disiapkan Buat Pekerja
Selain itu, dilansir dari The Straits Times, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, sudah ada sembilan rumah sakit dan tujuh universitas yang menyatakan minat untuk hadir di IKN.
Beberapa di antaranya didukung dengan kemitraan asing. Jokowi berharap rumah sakit di Singapura seperti, Rumah Sakit Mount Elizabeth dan Rumah Sakit Gleneagles beserta universitasnya bisa melakukan hal yang sama atau dalam hal ini tertarik berdiri di IKN.
Lanjut Jokowi, Pemerintah telah menyiapkan berbagai insentif kepada investor yang hendak bermitra dengan Indonesia.
Salah satu yang dimaksud adalah pemberian izin hak atas tanah (HAT) dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang lebih panjang.
Di sisi lain, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga mengungkapkan, pembangunan KIPP IKN per Maret 2023 sudah mencapai 23 persen.
Terdapat dua infrastruktur dasar yang pembangunannya sudah beres sepenuhnya, yaitu tiga ruas jalan logistik dan Embung Mentawir.