Rabu, 29 April 2026

Dampak Hujan Deras Samarinda

Warga Hairun Nafsi Samarinda Terdampak Banjir Pasca Hujan Deras Senin Malam

Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Senin (1/5/2023) malam menyebabkan banjir di beberapa lokasi.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Senin (1/5/2023) malam menyebabkan banjir di beberapa lokasi, salah satunya di Jalan KH. Hairun Nafsi Gang Darussalam RT. 11, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kaltim.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, Senin (1/5/2023) malam menyebabkan banjir di beberapa lokasi.

Salah satunya di Jalan KH. Hairun Nafsi Gang Darussalam RT. 11, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kaltim.

Setidaknya ada 20 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di lokasi yang didatangi langsung reporter Tribunkaltim.co, Selasa (2/5/2023) siang ini.

Air yang menggenang di wilayah ini bervariasi, 20-40 centimeter.

Salah satu warga RT 11, Khairunnisa saat ditemui berujar bahwa air perlahan naik sejak pukul 02.30 WITA dini hari.

Baca juga: Ada Jenazah Pria Terjebak Banjir di Samarinda 

Baca juga: BPBD Siaga Pantau Banjir Samarinda, Hujan Deras Akibatkan Genangan Air Tinggi

Hingga pagi, sampai siang hari, debit air terus meningkat hingga akhirnya masuk kedalam huniannya.

"Awalnya tidak masuk, air pelan-pelan naiknya, sampai masuk dalam rumah," ujarnya ditemui.

Barang-barang, berkas penting, hingga perangkat elektronik diselamatkannya perlahan.

Banjir ini, lanjut ibu satu anak ini, ditengarai akibat air kiriman yang biasa terjadi saat hujan deras ditambang pasangnya air di drainase sekitat kawasan Rapak Dalam.

Alhasil, debit air yang tinggi menyebar ke beberapa wilayah sekitar dan merendam rumah warga.

"Biasa banjir seperti ini surut dua hari paling cepat. Air kiriman saja ini, lalu nanti surut. Tetapi ya tetap kami berharap sebagai warga Samarinda agar dampak ini dapat teratasi," harapnya.

Sementara warga lain, bernama Nanang, yang sudah bermukim sejak tahun 90-an mengatakan bahwa banjir terjadi sejak perlahan permukiman terbangun disekitar kawasan ini.

Namun demikian, dia juga berharap agar ada perhatian pemerintah terkait drainase yang kurang memadai disekitar lingkungan Gang Darussalam.

"Sudah lama tinggal disini, memang tahun 2000-an baru banjir adanya karena pembangunan. Tetapi kita ingin drainase juga dibangun agar dampak pembangunan juga terasa positif," ujarnya.

Kondisi banjir sendiri diakui Nanang membuat ia dan warga lain berjaga agar tidak terjadi pencurian barang atau hewan berbahaya yang akan masuk ke dalam rumah.

Baca juga: BREAKING NEWS - Samarinda Diguyur Hujan Deras Selama Dua Jam, 40 Titik Terendam Banjir

Ia bersama warga lain selalu bersepakat untuk sama-sama menjaga rumah bergantian, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Kalau sudah banjir begini ya berjaga kami, karena khawatir rumah dimasuki ular atau orang dari kampung lain, takutnya hilang barang," tandasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved