Video Viral
Cegah Perang Rusia vs NATO, Jerman Minta Ukraina Tak Serang Wilayah Vladimir Putin
Cegah perang Rusia vs NATO, Jerman minta Ukraina tak serang wilayah Vladimir Putin
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra
Warga Jerman menyerukan pembicaraan damai untuk mengakhiri perang dan mencegah Jerman terseret dalam perang.
Sebelum Rusia menginvasi pada 24 Februari 2022, Jerman menawarkan Ukraina 5.000 helm setelah Zelensky memohon senjata untuk melawan kemungkinan invasi.
Partai Hijau pimpinan Habeck telah mendukung pengiriman senjata ke Ukraina, sementara SPD pimpinan Scholz lebih berhati-hati.
Jerman sekarang menjadi salah satu pendukung militer terpenting Ukraina setelah menghadapi kritik internasional karena keengganannya mengirim senjata ke Kyiv.
Pada awal April 2023, Jerman mengirim 18 Leopard 2, yang dianggap sebagai salah satu senjata barat paling kuat.
Pada Januari 2023, Scholz mengatakan ia berhak menunda pengiriman tank Leopard sampai AS juga berjanji akan mengirim tank M1-Abrams ke Ukraina, dikutip dari The Telegraph.
Pemerintah Jerman telah setuju untuk mengirim tambahan dukungan militer senilai 12 miliar euro ($13 miliar) ke Ukraina.
Komite Anggaran Bundestag Jerman memberi lampu hijau pada 29 Maret untuk pengeluaran yang tidak dianggarkan.
Pendanaan tambahan termasuk 3,2 miliar euro yang akan dicairkan pada tahun 2023 dan jalur kredit untuk periode antara 2024-2032 sekira 8,8 miliar euro.
"Dengan uang itu, Ukraina dapat langsung membeli persenjataan dengan dukungan pemerintah Jerman," kata tiga politisi yang mewakili pemerintah koalisi di komite itu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters.
Sejak dimulainya invasi Rusia, pemerintah Jerman telah menyediakan lebih dari 14,2 miliar euro untuk mendukung Ukraina, menurut kantor luar negeri. (*)