Jumat, 15 Mei 2026

Berita Kukar Terkini

Pernikahan Dini Rentan Masalah, Kepala UPTD PPA Kukar: Perlu Edukasi Religi

Pernikahan usia dini rentan menimbulkan masalah. Mereka yang belum cukup umur biasanya tidak siap secara psikologis, mental, dan ekonomi

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Kepala UPT P2TP2A, Faridah. TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG- Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kutai Kartanegara, Faridah, turut angkat suara menanggapi fenomena pernikahan dini.

Menurutnya, pernikahan usia dini rentan menimbulkan masalah. Mereka yang belum cukup umur biasanya tidak siap secara psikologis, mental, dan ekonomi.

Semuanya itu dapat menyebabkan konflik dalam rumah tangga. Bukan tidak mungkin, diiringi kekerasan dan penelantaran. 

“Penyebab masalah pernikahan dini itu kompleks,” terang Faridah, Sabtu (6/5/2023).

Baca juga: DSP3A Nunukan Sebut 23 Orang Ajukan Pernikahan Dini

Baca juga: 586 Remaja di Kukar Lakukan Pernikahan Dini Akibat Pergaulan Bebas

Sebagai contoh, pengawasan orang tua yang minim ketika anak menggunakan media sosial dan internet.

Konten-konten dewasa mudah diakses. Anak-anak yang penasaran cenderung mencoba yang mereka lihat . 

"Orang tua atau pengasuh harus berperan memberikan informasi positif dan benar kepada anak," sebut Faridah.

Ia menyarankan agar orang tua meningkatkan pengawasan. Selain itu, orang tua perlu memberikan edukasi tentang norma sosial dan nilai religius kepada anak sejak dini. 

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar, Hero.

Berbagai upaya, katanya, sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kukar untuk menekan angka pernikahan dini.

Baca juga: Tekan Angka Pernikahan Dini, Pengadilan Agama Sangatta Lakukan MoU dengan Dinkes Kutim

DP3A sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Agama Kukar dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar. Tujuannya adalah menciptakan sekolah ramah anak. 

DP3A Kukar juga disebut rutin mengadakan sosialisasi dan edukasi di sekolah maupun warga.

“Kami berharap program ini bergerak secara masif melalui dukungan sekolah dan orang tua,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved