IKN Nusantara
Jadwal Pembangunan RS Internasional, Mall dan Pusat Pendidikan di IKN Nusantara
Jadwal pembangunan RS Internasional, mall dan pusat pendidikan di IKN Nusantara
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur
TRIBUNKALTIM.CO - Otorita Ibu Kota Nusantara membeberkan sejumlah fasilitas publik yang akan berdiri di IKN pada tahun 2024.
Diketahui, saat ini biaya pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur masih bersumber dari APBN.
Sementara, belum ada realisasi investasi dari swasta.
Khususnya yang digarap investor.
Fasilitas yang akan melengkapi infrastruktur dasar yang dibangun melalui APBN itu seperti rumah sakit internasional, sekolah, hingga pusat perbelanjaan atau mal.
Dilansir dari Kompas.com, hal itu dikemukakan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai perkembangan investasi di IKN yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (15/05/2023).
Menurut Bambang, dalam beberapa bulan ke depan pihaknya akan mengumumkan beberapa proyek infrastruktur yang sudah matang dan dibangun oleh para pelaku usaha non-pemerintah serta non-APBN.
"Di situ misalnya akan ada misalnya satu rumah sakit internasional, kemudian ada juga fasilitas pendidikan dan sebagainya," terangnya dalam keterangan pers dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden.
Fasilitas-fasilitas tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari satu ekosistem pembangunan tahap pertama di IKN, atau pada tahun 2024.
Dengan demikian, infrastruktur, fasilitas publik, gedung-gedung, dan sebagainya, yang dibangun melalui APBN akan dilengkapi berbagai macam fasilitas untuk ekonomi, sosial, dan lifestyle.
"Misalnya akan ada satu tempat untuk department store atau mal begitu yang akan juga menjadi bagian dari ekosistem yang akan kita bentuk pada tahap pertama ini tahun 2024 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan," pungkas Bambang.
Sebelumnya, PT Pakuwon Jati Tbk berencana membangun mal dan hotel di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Direktur Pengembangan Bisnis Pakuwon Jati Ivy Wong mengungkapkan, perusahaan tengah menunggu terms and condition (syarat dan ketentuan) dari Pemerintah.
"Kita sangat minat. Tapi kita lagi tunggu terms of condition (dari) pemerintah," ucap Ivy usai acara peluncuran Bella Tower proyek Pakuwon Residences Bekasi di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (14/2/2023).
Ivy menambahkan, memang Pakuwon telah mengirimkan Letter of Intent (LoI), namun masih harus menunggu kabar lanjutan.
Syarat dan ketentuan tersebut sangat penting agar perusahaan dapat menyiapkan apa saja yang diperlukan atas pembangunan proyek mal dan hotel di IKN.
Akan tetapi, perusahaan belum dapat mengetahui besaran nilai investasi akan potensi kedua proyek tersebut. "Belum tahu, karena kita dipilih.
Karena namanya tender (lelang). Tapi, interest (ketertarikan) jelas ada," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Pakuwon baru saja meluncurkan tower (menara) kedua atas proyek Pakuwon Residences Bekasi bernama "Bella Tower".
Sebagaimana diketahui, Pakuwon mengembangkan konsep mix-used pada Pakuwon Residences Bekasi yang berada di atas Pakuwon Mall Bekasi.
Dengan luas total area fasilitas 1,6 hektar, Pakuwon Residences Bekasi dilengkapi oleh fasilitas mewah.
Ragam fasilitas yang dihadirkan adalah swimming pool (kolam renang) dengan total area hampir 800 meter, jogging track, children playground, gym, library/working space, dan function room.
Adapun Bella Tower tersedia sebanyak 700 unit dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 700 jutaan hingga termahal Rp 1,7 miliar per unit. (*)