Pilpres 2024
SBY Sebut Indonesia Bukan Negara Predator, PK Moeldoko Buat Pusing Demokrat, Anies Gagal Capres?
SBY sebut Indonesia bukan negara predator. PK Moeldoko buat pusing Partai Demokrat. Anies Baswedan gagal capres Pilpres 2024.
TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar isu politik jelang Pilpres 2024 terkini.
Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY sebut Indonesia bukan negara predator.
Hal itu buntut dari bocoran informasi yang didapat SBY berkenaan dengan PK Moeldoko yang dikabulkan MA.
Hal itu jelas buat pusing Partai Demokrat di tengah situasi panas politik jelang Pilpres.
Bahkan cuitan Denny Indrayana menyebut Anies Baswedan punya kans besar gagal capres Pilpres 2024.
Lantaran posisi Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono terus mendapat gangguan politik.
Unggahan Pakar Hukum Tatanegara itu terkait pengambilalihan Partai Demokrat oleh KSP Moeldoko melalui upaya Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA) di media sosial Twitter jadi perhatian publik.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) pun buka suara menanggapi unggahan Denny Indrayana.
Selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: Sekjen PDIP Respon Kritik Anies soal Pembangunan Jalan Jaman SBY dan Jokowi, Hasto: Lihat Jakarta
SBY menilai mengenai info adanya tangan-tangan politik yang mengganggu Partai Demokrat agar tidak bisa berkontestasi di Pemilu 2024, itu adalah kemunduran demokrasi.
"Tadi malam saya terima telepon dari mantan menteri yang sampaikan pesan politisi senior (bukan Partai Demokrat) berkaitan PK Moeldoko ini. Pesan seperti ini juga kerap saya terima. Jangan-jangan ini serius bahwa Demokrat akan diambil alih?" ucap SBY melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/5/2023).
"Sulit diterima PK Moeldoko dikabulkan MA karena sudah 16 kali pihak KSP Moeldoko kalah di pengadilan," imbuhnya.
"Kalau ini terjadi, info adanya tangan-tangan politik untuk ganggu Demokrat agar tak bisa ikuti Pemilu 2024 barangkali benar. Ini berita yang sangat buruk," jelasnya.
Sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY berharap pemegang kekuasaan tetap amanah, tegakkan kebenaran & keadilan.
“Indonesia bukan negara "predator" (yang kuat memangsa yang lemah) serta tak anut hukum rimba, yg kuat menang, yg lemah selalu kalah,” tegas dia.
Baca juga: Alasan Laporan Relawan Ganjar Ditolak, Buntut Anies Baswedan Beber Data Jalan Era Jokowi vs SBY
Selain itu, SBY juga menghimbau kader Partai Demokrat di seluruh tanah air, agar mengikuti perkembangan PK Moeldoko dan selalu mengikuti petunjuk Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/moeldoko-saat-jadi-panglima-tni-dan-susilo-bambang-yudhoyono.jpg)