Kamis, 14 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Jadwal Rumah Sakit Mata Provinsi Kaltim di Samarinda Beroperasi Penuh, UGD Tetap Dibuka

Rumah Sakit (RS) Mata Provinsi Kalimantan Timur diresmikan pada Selasa 6 Juni 2023, tetapi belum penuh beroperasi

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS
Gubernur Kaltim, Isran Noor saat peresmian RS Mata Provinsi Kaltim, Selasa (6/5/2023), didampingi Kepala Dinas PUPR Pera Aji, Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas Kesehatan, dr Jaya Mualimin, dan Direktur RS Mata Kaltim, drg Shanty Sintessa Wulaningrum. 

Peresmian gedung 6 lantai itu dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor.

Anggaran secara keseluruhan untuk pembangunan gedung RS baru ini senilai Rp 74 miliar.

Dimulai dengan tahapan DED oleh PT Inti Mulya Multi Kencana, yang melakukan kerja sama operasional (KSO) dengan PT Arcsindo Karya Utama.

"Tahapan ini menggunakan APBD Provinsi Kaltim tahun anggaran 2021 dengan nilai Rp 2,2 miliar. Dilengkapi dokumen pelengkap antara lain UKL-UPL beserta andalalin," jelas Nanda, sapaan akrabnya.

Pekerjaan fisik tahap pertama dimulai pada tahun 2021, saat itu kontraktor pelaksananya adalah PT EN Handayani Group dengan nilai kontrak Rp 17,7 miliar.

Dengan konsultan supervisinya PT Geomap International Group dengan nilai kontrak sebesar Rp 861 juta.

Pelaksanaan tahap pertama meliputi pekerjaan tanah, pekerjaan pondasi dan pile cap, pekerjaan struktur atas (6 lantai), lalu pekerjaan turap beton dan jalan ramp, hingga pekerjaan plumbing.

Dilanjutkan pekerjaan fisik tahap kedua pada tahun 2022 sebagai penyelesaian keseluruhan bangunan, saat itu kontraktor pelaksananya adalah PT Raka Utama CSK, KSO dengan nilai kontrak Rp51,8 miliar.

Rumah Sakit Mata Provinsi Kaltim, Selasa (6/6/2023) yang selesai dibangun di Jalan M. Yamin, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Rumah Sakit Mata Provinsi Kaltim, Selasa (6/6/2023) yang selesai dibangun di Jalan M. Yamin, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY)

Kemudian, konsultan supervisi adalah PT Blantika Multi Engineer dengan nilai kontrak sebesar Rp861 juta.

Pada tahap kedua ini, dilaksanakan::

- Pekerjaan tanah (gedung belakang);

- Pekerjaan struktur (gedung belakang);

- Pekerjaan arsitektur untuk keseluruhan bangunan (finishing).

- Kemudian dilanjutkan pekerjaan mekanikal elektrikal dan plumbing (keseluruhan bangunan).

"Sehingga secara keseluruhan, nilai kontrak fisik pengawasan dan perencanaan menjadi Rp74 miliar," terang Nanda.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved