Ibu Kota Negara
Kondisi Hutan di Kaltim Sedang tak Baik-baik Saja, Dosen Kawal IKN Nusantara jadi Forest City
Akademisi usulkan restorasi agar Ibu Kota Negara Nusantara atau IKN Nusantara sejalan dengan konsep Forest City.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
"Belum terjalin sinkronisasi antar pemerintahan, dengan kondisi seperti ini kita memerlukan restorasi tata kelola. Mengenai lingkungan, ada 40 DAS (Daerah Aliran Sungai) di Kaltim tetapi tidak satupun kualitas airnya baik, ini juga memerlukan restorasi," bebernya.
Baca juga: IKN Nusantara Jadi Tonggak Kejayaan Hutan Tropis Kalimantan
Guru Besar Manajemen Daerah Aliran Sungai, Fakultas Pertanian, Industri Teknologi, Universitas Padjadjaran, Prof Chay Asdak yang juga hadir turut memberi pemaparan.
Utamanya persoalan banjir di wilayah IKN Nusantara, ini harus didorong dilakukan restorasi terhadap beberapa DAS setempat.
Tawaran untuk Restorasi
Menurutnya, restorasi dapat membantu perwujudan Forest City IKN Nusantara yang diungkap pemerintah.
"Adanya saran 5 DAS yang harus kita fokuskan untuk penanganan banjir tadi di wilayah IKN. Jadi memang diskusi ini akan juga diakomodir melalui Unmul," singkatnya.
Prof Chay juga mengamati isu kritis IKN Nusantara di kota lain seperti Samarinda dan Balikpapan serta lebih luasnya Kalimantan Timur kini berfokus pada menjaga ketersediaan air, energi dan pangan.
"FGD ini tentu kita usulkan untuk isu air mengupayakan menjaga kantong air seperti kawasan karst Kaltim, kan tahu ada di mana saja," ungkapnya.
"Tinggal menjaga tanpa disalahgunakan, lalu menjaga wetland seperti mangrove, gambut dan danau yang mencegah terjadinya banjir," ujarnya.
Baca juga: 6 Fokus Strategis IKN Nusantara jadi Kota Hutan Berkelanjutan, Berkolaborasi Lintas Negara
Turut menambahkan, Wakil Rektor Bidang Umum, SDM, dan Keuangan, Unmul, Ir. Sukartiningsih, pihaknya optimis konsep Forest City dapat tercapai jika ada peranan dari seluruh pihak.
Para pihak sebagai lembaga pendidikan, tidak akan bosan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam beberapa momen yang akan datang.
"Edukasi yang diberikan itu nantinya kita harapkan supaya rehabilitasi dapat dilakukan langsung oleh masyarakat kita," jelasnya.
Sukartiningsih juga ingin peranan media dalam membangun narasi untuk bersama mendukung restorasi tentu juga diperlukan.
Pertemuan ini, juga dipastikan bukan akhir dari upaya mewujudkan IKN dengan konsep Forest City.
Nantinya akan ada pertemuan lanjutan dengan mengundang berbagai pihak terkait.
"Agar kita juga bisa bersumbangsih dengan adanya IKN Nusantara di Kaltim ini melalui pemikiran," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/202306_Dosen-Kawal-IKN-Nusantara.jpg)