Bulan Bung Karno 2023
Isi Pidato Soekarno Gemparkan Dunia di Sidang PBB 1960, Megawati Ingatkan di Acara Bulan Bung Karno
Isi pidato Soekarno yang gemparkan dunia di sidang Majelis Umum PBB tahun 1960. Bos PDIP, Megawati ingatkan hal itu di acara Bulan Bung Karno 2023.
TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar peringatan Bulan Bung Karno, Sabtu 24 Juni 2023.
Berikut isi pidato Soekarno yang gemparkan dunia di sidang Majelis Umum PBB tahun 1960.
Bos PDIP, Megawati ingatkan beberapa pidato Soekarno yang menggemparkan dunia di acara Bulan Bung Karno 2023.
Bahkan pidato Soekarno telah dijadikan salah satu memori dunia yang tercatat di Unesco.
Selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: Terungkap Alasan PDIP tak Undang Demokrat di Puncak Bulan Bung Karno, Usai Puan - AHY Tampil Mesra
Mengingat pidato Presiden Soekarno (Bung Karno) yang membuat gempar dunia dalam Sidang Majelis Umum PBB pada 30 September 1960.
Soekarno menyampaikan pidatonya yang berjudul 'To Build the World A New (Membangun Dunia Kembali).
Dalam pidatonya yang 'berapi-api' tersebut, Presiden Soekarno mengatakan;
"semua masalah besar di dunia kita ini saling berkaitan. Kolonialisme berkaitan dengan keamanan; keamanan juga berkaitan dengan masalah perdamaian dan pelucutan senjata; sementara pelucutan senjata berkaitan pula dengan kemajuan perdamaian di negara-negara belum berkembang."
Presiden Soekarno dalam kesempatan itu juga mengajak negara-negara anggota PBB untuk turut serta dalam memperjuangkan nasib negara-negara di Asia-Afrika. Pasalnya, PBB didirikan sebelum bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin belum banyak yang merdeka.
Sementara pasca perang dunia kedua, telah banyak negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang baru merdeka.
Ia pun tak gentar menyorti struktur kekuasaan PBB masih dipegang oleh negara besar bagian barat seperti Amerika dan Inggris.
Lalu untuk pembebasan negara baru, pembentukan PBB harus segera diubah.
Baca juga: Silsilah Ganjar Pranowo, Capres PDIP di Pilpres 2024 Punya Garis Keturunan Sunan Kalijaga
Soekarno mengingatkan bahwa karena imprealisme negara-negara di Asia dan Afrika menderita dan terjajah. Sudah waktunya imprealisme hancur dan digantikan dengan nasionalisme.
Tentu apa yang diutarakan Soekarno dalam Sidang Umum PBB ini mencengangkan semua kalangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230624-Bung-Karno-berpidato-di-sidang-PBB-01.jpg)