Bulan Bung Karno 2023
Megawati Kenalkan Triawan Munaf Sebagai Pembuat Logo 'Banteng Moncong Putih', Singgung Soal Intel
Triawan Munaf yang juga mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif itu adalah pembuat logo PDIP, yakni banteng moncong putih.
Bukti nyata imprealisme tidak lagi bernyali yakni munculnya negara-negara baru di Asia maupun Afrika bahkan Amerika Latin yang berhasil melawan imprealisme dengan semangat nasionalisme.
Dengan semakin banyaknya negara-negara yang merdeka, maka struktur PBB yang didominasi kekuatan Barat oleh Soekarno dianggap tidak lagi ideal.
Maka, sudah seharusnya PBB mengakomodir lebih jauh partisipasi negara-negara dunia ketiga yang banyak muncul tersebut.
Presiden Soekarno juga tidak segan mengutuk segala bentuk penjajahan, kołonialisme, dan imperialisme. Ia secara lantang memperkenalkan konsep Pancasila di depan para petinggi bangsa-bangsa dunia, Soekarno dengan yakin dan berbangga dengan konsep Pancasila yang dibangun sendiri dari nilai-nilal luhur bangsa Indonesia.
Soekarno juga turut menyangkal pendapat seorang filosof Inggris, Bertrand Russel, yang membagi dunia ke dalam dua poros ajaran.
"Maafkan, Lord Russell. Saya kira Tuan melupakan adanya lebih daripada seribu juta rakyat, rakyat Asia dan Afrika, dan mungkin pula rakyat-rakyat Amerika Latin, yang tidak menganut ajaran Manifesto Komunis ataupun Declaration of Independence."
Selanjutnya, Bung Karno katakan bahwa Indonesia tidak dipimpin oleh kedua paham itu; tidak mengikuti konsep liberal maupun komunis.
Baca juga: Ganjar Pranowo Turunan Sunan Kalijaga? Cek Kebenaran Silsilah Keluarga Capres PDIP di Pilpres 2024
Bung Karno mengusulkan ideologi Pancasila untuk mengubah struktur PBB yang ada berlandaskan Ketuhanan, Kemanusiaan, Nasionalisme, hingga musyawarah.
Ternyata di balik pidato Bung Karno yang mengguncang dunia terdapat sisi menarik.
Translator bahasa Inggris yang dimiliki Presiden Soekarno ini ternyata berasal dari Australia bernama Molly Bondan.
Wanita yang bernama Molly Bondan itu memiliki nama asli Molly Warner.
Ia menikah dengan pria warga negara Indonesia bernama Muhammad Bondan di Brisbane, Australia, ketika berkampanye dengan warga Australia untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.
Molly bekerja di Departemen Luar Negeri periode 1961-1965. Molly banyak menulis teks pidato berbahasa Inggris untuk Presiden Soekarno.
Salah satunya teks pidato untuk sidang umum di PBB tanggal 30 September 1960.
Baca juga: Prabowo Subianto Masih di Hati Jokowi, Meski PDIP Paksa Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024?
Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta penuh dengan kader dan simpatisan dari seluruh perwakilan daerah yang ada di Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, Sabtu (24/6/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Momen-HUT-ke-50-PDIP-Megawati-Ungkap-Kisah-Lama-dari-Julukan-Ratu-Preman-hingga-Semut-Merah.jpg)