KG Media Rilis Survey tentang Ketertarikan Pembaca terhadap Isu SDGs
Pada 2015, sejumlah negara anggota PBB menyusun sebuah program pembangunan berkelanjutan atau lazim dikenal dengan Sustainable Development Goals.
Artinya, kegiatan lingkungan perusahaan bisa langsung dirasakan. Secara psikologis, konsumen juga merasa puas karena telah ikut berkontribusi secara tidak langsung terhadap isu lingkungan.
Baca juga: Adaptasi Industri Buku Anak di Era Digital, Gramedia Hadirkan Koleksi E-book yang Menyenangkan
Banyak pembaca yang belum terpapar informasi program SDGs perusahaan
Peluang dalam meningkatkan value perusahaan tentu sangat dimungkinkan. Namun sayangnya, mayoritas pembaca belum banyak tahu tentang informasi bahwa sebuah merek sudah menerapkan SDGs.
Hanya sekitar 21 persen pembaca yang tau program-program SDGs milik perusahaan secara detail. Mereka tahu aktivitas tersebut karena merasakan langsung program yang telah diselenggarakan.
Mayortias pembaca juga hanya mengetahui aktivitas secara umum. Aktivitas yang paling banyak diketahui adalah program berbasis lingkungan seperti pengelohan limbah, dan penggunaan bahan ramah lingkungan.
Tak hanya itu, pembaca cenderung pasif mendapatkan informasi terkait program SDGs yang sebuah perusahaan lakukan. Mereka jarang sekali secara aktif mencari informasi mengenai program SDGs perusahaan.
Adapun alasan kebiasaan pembaca ini karena mereka merasa ada prioritas informasi lain yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Kedua, mereka kurang memiliki motivasi terhadap apa yang sudah dilakukan perusahaan terkait lingkungan/sosial sekitar.
Baca juga: Akses Sulit, PMK Gabungan Nyebur Sungai Demi Padamkan Api di Kawasan Pasar Ijabah Samarinda
Urgensi sebuah merek mempublikasikan program SDGs
Kurangnya paparan informasi pembaca soal program SDGs perusahaan cukup membahayakan. Survey ini menemukan bahwa 69 persen responden yang tidak mengetahui program akan memberikan nilai buruk pada perusahaan.
Sebanyak 90 persen responden merasa bahwa perusahaan perlu mempublikasikan program SDGs mereka. Adapun sumber yang paling dipercaya pembaca untuk mempublikasikan program SDGs adalah media online, televisi dan informasi di situs resmi perusahaan.
Kesimpulannya, mayoritas pembaca KG Media sudah sadar akan pentingnya program SDGs. Kebiasaan mengonsumsi pembaca bahkan berubah lebih positif kepada sebuah merek yang menjalankan program SDGs.
Sayangnya, masih banyak perusahaan yang belum mempublikasikan program SDGs sehingga pembaca KG Media menganggap bahwa perusahaan belum menerapkannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230628_KG-Media.jpg)