Kabar Artis

Film La Tukaddjib, Kolaborasi Bersama Komunitas Kukar Kuliner, Ada Fakta yang Jarang Diketahui

Kemudian, nominasi Sinematografi Terbaik oleh M Hendy Akbar, dan Film Terbaik II dalam ajang Kaltim Film Festival 2022

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
HO/David Richard
Flyer film pendek berjudul “La Tukad’djib”besutan sutradara muda asal Kukar David Richard dan Richard Natan. Pembuatan film ini penuh tantangan dan dibuat saat bulan Ramadhan.  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kali ini ada film La Tukad’djib buah karya sineas lokal asal Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Seperti apa latarbelakang yang digambarkan dalam film ini? Ada fakta yang jarang diketahui banyak orang soal pembuatan film ini. 

Sutradara muda David Richard dan Richard Natan berkolaborasi menggarap film pendek berjudul “La Tukad’djib”

Film ini bercerita tentang kegelisahan Mustaqiem, seorang anak dari keluarga muslim sederhana dan taat agama yang diminta berbohong oleh ayahnya. 

Baca juga: Siapakah David Corenswet yang Terpilih Perankan Superman? Cek Jadwal Rilis Film Superman: Legacy

Sementara, dia baru saja mendapat nasihat tentang larangan berbohong dari guru ngajinya.

Mustaqiem bimbang, antara harus bersikap jujur tetapi akan membuat ayahnya mendapat masalah, atau berbohong tetapi membuatnya melawan perintah agamanya.

Rumah Produksi East Borneo Film pun telah mengumumkan akan merilis film ini melalui kanal YouTube mereka di awal Juli 2023.

"Yang mungkin penasaran kita tunggu saja untuk melihat filmnya, kalau mau melihat cuplikan atau trailernya sudah tersedia di Youtube," kata David Richard, Selasa (4/7/2023).

Dalam menggarap film “La Tukad’djib”, ternyata ada fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang.

Baca juga: Lawakan yang Semakin Fresh, Buat Meli Kini Suka Nonton Film Komedi Indonesia

Film ini adalah debut Richard Natan sebagai sutradara, yang berduet dengan seniornya David Richard.

Saat menggarap film ini, Richard Natan masih berstatus sebagai pelajar SMA.

Uniknya lagi, film bertema Islami ini digarap saat bulan Ramadhan dengan semangat penuh toleransi. 

“Syuting di bulan Ramadan itu cukup berat, apalagi film ini bertema islami, sementara Richard Natan sendiri kan non muslim, saya salut dengan totalitas dan toleransinya,” tutur David Richard.

Sementara itu, Richard Natan mengaku, banyak belajar dari film debutnya ini.

Baca juga: Peserta Seleksi Jambore Pemuda Daerah di Kukar Harus Menguasai Fashion dan Film

Dia berterima kasih kepada seluruh kru dan pendukung yang sudah bekerja solid selama proses syuting.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved