Berita Samarinda Terkini
Kisah Penemuan Uang Rp 24 Juta Lebih Dalam Dekapan Jasad Pria Renta di Samarinda
Setelah dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, pihak kepolisian memastikan tak ada laporan warga yang merasa kehilangan anggota keluarga.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Setelah dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, pihak kepolisian memastikan tak ada laporan warga yang merasa kehilangan anggota keluarga atas nama Ahmad Sutiardi.
Sebagaimana diketahui, pria renta tersebut ditemukan dalam kondisi tak lagi bernyawa di sebuah warung makan Jalan Flores, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Kota Samarinda pada Jumat (16/6/2023) lalu.
Karena diduga terlantar itulah, akhirnya Kanit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Aiptu Harry Cahyadi mencoba berkoordinasi dengan Ketua RT terdekat dari Pos Pantau mereka yang berada di Jalan Mulawarman, Kecamatan Samarinda Kota, untuk membantu proses pemakaman korban.
"Tapi ditolak sama Ketua RT-nya. Katanya korban tidak pernah melapor dan otomatis tidak masuk rukun kematiannya," ungkapnya.
Didorong rasa kemanusian, Aiptu Harry Cahyadi akhirnya menggunakan dana pribadi dan berhasil menguburkan korban di Pekuburan Muslim, Jalan Setosa, Gang Kenanga 7, Kecamatan Sungai Pinang pada Pukul 10.00 Wita.
Baca juga: Fakta Pria Renta yang Ditemukan Tewas Memeluk Uang Puluhan Juta, Rupanya Alumni Unmul Samarinda 1978
Sehari setelah Usuf dimakamkan, atau Sabtu (17/6), Kanit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda Aiptu Harry Cahyadi hendak membersihkan barang-barang peninggalan korban.
Hanya ada satu potong celana pendek cokelat, sarung hijau bermotif kotak-kotak dan bungkusan plastik yang dikira berisi pakaian korban.
Biasanya, pakaian para korban yang tak memiliki keluarga akan dimusnahkan dengan cara dibakar.
Namun ketika dibuka, alangkah terkejutnya ia sebab bungkusan plastik kuning itu berisi potongan lembaran mata uang rupiah.
Bukan tersobek menjadi dua bagian. Namun uang pecahan 1000, 2000, 5000, 10.000, 20.000, 50.000 dan 100.000 rupiah itu dibelah menjadi dua bagian utuh, hingga sisi depan belakang terpisah.
Baca juga: Kronologi Penemuan Jasad Pria Renta di Samarinda yang Memeluk Lembaran Uang Rp 24 Juta Lebih
"Uangnya bagus tidak robek. Ada uang lama dan baru. Semuanya utuh," beber Aiptu Harry Cahyadi.
Dengan temuan itu dirinya akhirnya mendatangi kantor perwakilan (kanwil) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengkonsultasikan hal tersebut.
"Niat saya kalau BI mau mengganti, karena tidak keluarga korban, uang itu akan saya belikan Alquran, Yasin dan disumbangkan kepada anak yatim dan pondok pesantren," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pihak BI pun sempat dibuat terkejut dengan temuan ini.
Pimpinan Kanwil BI Kaltim pun sampai turun bersama tim investigasi untuk menyelidiki lembaran uang tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230709_selembaran-uang.jpg)