Video Viral
Perang Rusia vs Ukraina Kian Mematikan, Jerman, Perancis, AS Pasok Senjata Canggih
Perang Rusia vs Ukraina kian mematikan, Jerman, Perancis, Amerika Serikat pasok senjata canggih
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir
Bantuan baru kali ini di antaranya mencakup dua peluncur sistem rudal Patriot, 40 kendaraan tempur infanteri Marder, 25 tank Leopard 1, serta 20.000 peluru artileri dan 5.000 amunisi asap.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan, mereka juga akan mengirimkan "paket ekstensif" untuk pengintaian dan pertahanan drone, sistem drone Luna, dan dua pesawat angkut militer.
Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby, Amerika Serikat kini setuju untuk mengirim bom tandan ke Ukraina.
Dalam acara This Week di TV ABC, ia menambahkan,
“Kami akan mengirim peluru artileri tambahan yang di dalamnya terdapat bom tandan untuk membantu menjembatani kesenjangan sementara kami meningkatkan produksi normal 155 peluru artileri.”
Pemerintah Rusia, yang dituduh menggunakan bom tandan di daerah perkotaan Ukraina, mengecam langkah tersebut.
Aktivis hak asasi manusia menggarisbawahi bahaya yang ditimbulkan bom tandan bagi warga sipil.
Anggota DPR dari fraksi Demokrat, Barbara Lee, dalam wawancara di TV CNN menyampaikan keprihatinan serupa.
“Bom-bom itu tidak selalu langsung meledak. Anak-anak bisa menginjaknya. Itulah garis yang tidak boleh kita lewati.” (*)