Berita Berau Terkini
Dinas Sosial Berau Bentuk Kader Resos Berbasis Masyarakat untuk Tangani ODGJ
Berau kini miliki Kader Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat untuk Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa, (ODGJ)
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Berau kini miliki Kader Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat untuk Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa, (ODGJ).
Kegiatan itu, inisiasi langsung dari Dinas Sosial Berau, sebagai aksi perubahan bidang resos.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Berau, Rusli menjelaskan keder tersebut sebagai kegiatan aksi perubahan, di mana kader untuk penanganan ODGJ diperlukan untuk keberlangsungan sosial dan personal yang lebih baik dan sehat.
Kader perdana tersebut, berada di Kampung Pandan Sari Kecamatan Segah. Sejauh ini di daerah lain sudah memiliki kader tersebut.
“Jadi Kader ini diharapkan bisa mendampingi mereka yang masuk dalam kategori ODGJ, dengan berbasis masyarakat,” jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Kamis (27/7/2023).
Baca juga: Bikin Resah, ODGJ di Balikpapan Diamankan Warga dan Anggota Brimob Polda Kaltim
Baca juga: Viral di Medsos Pelaku Begal Ditangkap, Kapolsek Samarinda Seberang: Itu ODGJ Ditabrak Pemotor
Adapun dalam kader tersebut, meliputan aprat kampung, tokoh pemuda, aparat kesehatan, perawat, pihak bidan kesehatan, keluarga dari pihak ODGJ, dan beberapa lainnya yang bersangkutan.
Pemilihan Kampung Pandan Sari berdasarkan adanya kaluhan masyarakat mengenai ODGJ yang melakukan tindakan kekerasan.
Menurut Rusli, penanganan ODGJ memang harus dilakukan bersama.
Kedepannya, pihak Dinsos akan melakukan rancangan untuk tiap kampung yang memiliki klien ODGJ, meskipun itu menjadi rencana jangka panjang mereka.
Sesuai data Dinsos Berau, saat ini ODGJ yang mereka tangani sebanyak 110 jiwa. Beberapa diantaranya sudah selesai rehabilitasi hingga diberikan pelatihan.
Untuk tahapan awal, pihaknya baru membentuk anggota kader dulu. Namun kedepannya bisa jadi akan ada pemenuhan dasar seperti sandang pangan.
“Jadi jika ODGJ ini memang tidak mampu, akan disediakan bantuan tambahan melalui kader,” bebernya.
Sejauh ini, hal utama yang akn dilakukan kader yakni pemberian obat secara rutin kepada ODGJ.
Baca juga: Dinsos Kutim Tangani 6 ODGJ yang Mayoritas Laki-laki
Sebab, banyak ODGJ yang lepas obat dan akhirnya kembali kambuh.
“Obat ini sangat penting, sudah ada beberapa kali ODGJ yang dirawat tapi harus kembali lagi ke rumah sakit karena lepas konsumsi obat,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Pembentukan-kader-resos-berbasis-masyarakay-pada-ODGJ.jpg)