Kamis, 9 April 2026

Video Viral

Hancurkan Odessa, Wilayah Ukraina yang Dicaplok Rusia Bertambah, Tapi Bakhmut Lepas?

Hancurkan Odessa, wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia bertambah, tapi Bakhmut lepas

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Pertahanan Rusia, mengklaim telah maju di dua daerah di arah Krasny Liman di Donetsk dan membebaskan pemukiman Serhiivka di Odessa pada Selasa (25/7/2023).

Dilansir dari Tribunnews.com, Rusia mengklaim pasukannya memukul mundur empat serangan Ukraina ke arah tersebut.

"Dalam operasi serangan balik yang sukses, unit brigade senapan bermotor ke-15 di bawah komando terampil Letnan Kolonel Buylov membebaskan pemukiman Serhiivka," lapor Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilaporkan Sputnik.

Sebelumnya, serangan rudal Rusia di Odessa merusak gereja Ortodoks terpenting di Novorossiya, Katedral Transfigurasi, pada Minggu (23/7/2023).

“Sebelumnya, Rusia fokus menargetkan kami dengan drone, dan sebagian besar ditembak jatuh,” kata Petro Obukhov, anggota Dewan Kota Odessa.

Selama seminggu terakhir, masyarakat Odessa sulit beristirahat.

“Ketika Anda merasa malam tiba, Anda tidak bisa tidur,” kata Partinchuk, penduduk setempat, yang berdiri di luar gereja, dikutip dari Reuters.

Meski Rusia dilaporkan membuat kemajuan di Donetsk dan Odessa, Rusia disebut menghadapi situasi yang sangat sulit di Bakhmut.

Baca juga: Cara Cerdas Rakyat Wanita Ukraina Lawan Invasi Rusia, Buat Mata Uang Rubel Palsu

Baca juga: Ukraina Terancam, Rusia Siap-Siap Tambah Pasukan Tempur, Naikkan Usia Wajib Militer

Blogger militer pro-Rusia melaporkan pasukan Ukraina berhasil mendorong pasukan Rusia di selatan Bakhmut saat mereka berusaha merebut kembali kota itu.

"Ukraina tampaknya membuat kemajuan di sekitar desa Klishchiivka, merebut ketinggian di sekitarnya dan mendorong mundur pejuang Rusia," tulis blogger militer itu di Telegram, seperti dilaporkan The Telegraph.

Sementara itu, saluran Telegram Informan Militer, mengatakan ada laporan situasi yang sulit di Klishchiivka.

“Ada laporan tentang situasi yang sangat sulit di daerah Klishchiivka dekat Bakhmut," tulisnya.

“Musuh telah merebut ketinggian di sekitarnya dan mencoba melewatinya dari selatan,” lanjutnya.

Grey Zone, saluran Telegram lainnya, memposting, “Di selatan (sayap kiri), situasinya berkembang… bukan ke arah kami."

“Unit-unit Angkatan Bersenjata Rusia terpaksa mundur dan meninggalkan sejumlah wilayah dengan benteng dan ketinggian yang dominan, meskipun mereka juga diperkuat oleh unit-unit sekutu," tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved