Berita Samarinda Terkini
Polisi Ringkus Terduga Penghina Abah Guru Sekumpul di Samarinda
Namun setelah diinterogasi, pemilik akun dengan nama asli Marzuki itu mengaku handphonenya telah dicuri oleh seseorang.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
Viral di media sosial, terdapat postingan pada Rabu 26 Juli 2023, mencantumkan foto Abah Guru Sekumpul atau Guru Ijay dengan keterangan yang tidak pantas dan penuh ujaran kebencian.
Hal itu dijelaskan oleh alumni ponpes Darussalam Martapura, Ustadz Muhammad Hambali Ghoni saat ditemui TribunKaltim.co di Mapolresta Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (28/7/2023).
Postingan yang diunggah di grup Facebook Tukang Bangunan Samarinda atas nama akun Putra Kelana itupun mendapat kecaman dari puluhan orang yang tergabung dalam Kerukunan Banjar Samarinda.
Puluhan orang perwakilan Bubuhan Banjar itupun langsung menggeruduk Mapolresta Samarinda pada Rabu malam.
Tentu saja untuk melakukan aksi damai dan pelaporan resmi terhadap akun yang membuat postingan tersebut.
Baca juga: Bawa Pesan Damai, Gubernur Isran Hadiri Musda Bubuhan Banjar
Puluhan orang berpakaian gamis lengkap dengan sorban serta aksesoris kas Kalimantan itu kembali datang ke Mapolresta Samarinda pada Jumat 28 Juli 2023 sore.
Tentu saja untuk mengetahui perkembangan sekaligus dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) terkait laporan tersebut.
"Alhamdulillah polisi benar-benar mengayomi," ujar Ustadz Muhammad Hambali Ghoni.
Kata dia, pelaku sudah diamankan. "Kami sudah dipertemukan dengan pelaku," ujar Ustadz Muhammad Hambali Ghoni.
Ia menjelaskan, mereka melaporkan terduga pelaku dengan pasal Undang-undang ITE dan Pasal 363 KUHP.
Baca juga: Bubuhan Banjar Siap Sambut IKN Nusantara di Kaltim, Berharap Tenaga Kerja Lokal Dilibatkan
"Karena ternyata yang posting itu telah mencuri handphone orang lain, dan memposting Abah Guru Sekumpul dengan akun pemilik HP," bebernya.
Ia menekankan, mereka tak ingin main hakim sendiri dan menyerahkan secara penuh kasus ini kepada pihak kepolisian.
Tujuan Pelaporan Pelaku
Selain itu, lanjut Ustadz Ali, tujuan pelaporan ini guna menghindari gejolak dari pengikut Guru Ijay yang dikenal dengan nama Haul Sekumpul.
"Karena pelaku sudah ditangkap kami bisa memberi informasi kepada bubuhan Banjar lain agar tidak ada lagi gejolak lain," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230728_Pelaku-Penghina-Guru-Sekumpul-Diringkus-Polisi.jpg)