Berita Viral
Viral Kabar Transmigrasi ke IKN Nusantara, Alimuddin Bantah yang Ada di Paser Bukan Penajam
Sosok Alimuddin selain dikenal sebagai pejabat di Pemkab Penajam Paser Utara, kini juga menjabat sebagai Deputi Sosial, Budaya
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
Angka ini sebetulnya merupakan jumlah peserta program transmigrasi Yogyakarta selama 15 tahun terakhir, dan tidak hanya terbatas pada Kalimantan.
Baca juga: Proses Pemindahan 16 Ribu ASN dari Jakarta ke IKN Nusantara Sudah Capai 90 Persen
Wacana program transmigrasi yang tengah diperbincangkan pemerintah pusat adalah mengenai pengembangan ketahanan pangan melalui program tersebut di kawasan penyangga IKN.
Elly menyampaika bahwa wacana ini berfokus pada kawasan penyangga IKN, bukan IKN itu sendiri.
Jika wacana ini kemudian diwujudkan oleh pemerintah pusat, Disnakertrans DIY siap mendukung dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) calon transmigran sesuai dengan alokasi yang ditetapkan.
27 Area Transmigrasi Dekat IKN Nusantara
Berita sebelumnya. Pemerintah kembali melakukan penempatan Transmigrasi Penduduk Setempat (TPS) di Satuan Pemukiman (SP) Ratte, Kecamatan Tubbi-Taramanu (Tutar), Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (27/10/2022).
Dilansir dari Kompas.com, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PPKT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Sigit Mustofa Nurudin mengatakan bahwa SP Ratte merupakan satu dari 27 kawasan transmigrasi yang terletak di dekat Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
"Kemarin, kami inventarisasi, ada 27 kawasan transmigrasi dekat IKN Nusantara, termasuk Ratte," ujar Sigit dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (28/10/2022).
Ke depan, lanjut Sigit, SP Ratte berpeluang untuk menjadi penyangga IKN Nusantara.
Oleh karena itu, ia berharap, TPS membangun pemukiman kawasan transmigrasi dengan menjaga serta mengembangkan lahan dan rumah sehingga menjadi satuan pemukiman yang maju.
Terkait hal tersebut, Penjabat (PJ) Gubernur Sulbar Akmal Malik optimistis Kabupaten Polman bisa menjadi penyangga kebutuhan pangan di IKN Nusantara.
Pasalnya, Kabupaten Polman adalah salah satu wilayah yang siap menghadapi krisis pangan. Hal ini terlihat dari hasil pertanian yang mengalami surplus.
Baca juga: Songsong IKN Nusantara, Umat Katolik Kaltim Siap Berdandan Sambut Warga Baru
Akmal mengatakan bahwa dirinya banyak belajar dari Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar tentang cara bekerja konsisten.
Ia pun mengaku siap berkolaborasi dan mendukung pengembangan transmigrasi di Polman, di antaranya pembangunan infrastruktur pertanian dan perkebunan di Tutar.
"Kami (akan) menjadikan Tutar sebagai sentra palawija di Sulbar. Melalui kerja nyata dari Polman, kami siap menjaga pangan Indonesia," tutur Akmal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230807_Isu-Transmigran.jpg)