IKN Nusantara

Persiapan Investasi Sudah 90 Persen, 8 Investor Tunggu Harga Lahan IKN Nusantara

Persiapan investasi sudah 90 persen, 8 investor tunggu harga lahan IKN Nusantara

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Jofan Giantirta

TRIBUNKALTIM.CO - Pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur yang bersumber dari investasi segera dimulai.

Dilansir dari Kontan, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi IKN Agung Wicaksono mengatakan, sebelum Kuartal IV-2023, 8 perusahaan investor akan mulai melakukan pembangunan di IKN.

“Segera, ini sedang diproses, tadi nilai tanah sedang diproses untuk diterbitkan, begitu nilai tanah tersedia, lokasinya sudah ditentukan, maka akan siap untuk dimulai,” ujar Agung, di Jakarta, Selasa (15/8).

Sebelumnya, sudah ada 8 perusahaan yang sepakat melakukan investasi dan pembangunan dengan kesiapan sekitar 90 persen.

Saat ini perusahaan tersebut sudah melakukan penetapan lahan dan harga.

Baca juga: Sambut Liga 2 2023/24, Klub Asal IKN Jadikan El Rumi Sebagai Presiden Nusantara United

Dari total 8 perusahaan tersebut, ada 1 perusahaan yang akan berinvestasi dengan nilai Rp 8 Triliun – Rp 10 triliun hanya untuk luas lahan saja, belum termasuk fasilitas bangunan.

Adapun, 7 perusahaan yang telah siap melakukan investasi di IKN, tersebut antara lain Pakuwon Group, Hermina, Jakarta International School (JIS), Ciputra, PT Pembangunan Perumahan (Persero), Jambuluwuk Hotel and Resort, Vasanta Innopark.

Sementara, Agung belum bisa memberitahu lebih jelas soal satu perusahaan yang baru bergabung.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, hingga saat ini, progres konstruksi infrastruktur dasar Ibu Kota Nusantara Tahap 1 telah mencapai 36 persen dan seluruh kegiatan masih terjaga dari sisi jadwal pelaksanaan.

Hal tersebut disampaikan Basuki saat meninjau progres pembangunan infrastruktur dasar IKN Nusantara termasuk bangunan kantor pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan di Kalimantan Timur, Jumat (28/7/2023).

Basuki mengatakan, pembangunan Istana Negara dan Kantor Presiden akan rampung pada Juli 2024.

"Di depan kawasan Istana Presiden terdapat plaza dan lapangan upacara.

Baca juga: Mudah Diakses, PPU-Balikpapan Terhubung Duplikasi Bentang Pendek Jembatan Pulau Balang dan Tol IKN

Kita harapkan akhir Desember 2023 tempat upacaranya sudah selesai, sedangkan Istana Negara dan Kantor Presiden akan selesai pada Juli 2024.

Sehingga Insya Allah jika Presiden berencana upacara 17 Agustus 2024 sudah bisa," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/7/2023).

Basuki mengatakan, pihaknya fokus untuk pengembangan KIPP di Zona 1A.

Sebab, Kementerian PUPR mendapat amanah untuk pembangunan infrastruktur dasar menggunakan dana APBN.

Menurut dia, infrastruktur dasar dan gedung pemerintahan di KIPP merupakan modal bagi Otorita IKN Nusantara untuk membangun kepercayaan publik dan menarik investor untuk berinvestasi. (*)

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved