Kecelakaan Maut di Sengkotek
Polisi Alami Kecelakaan Maut di Samarinda, Sempat Amankan BRI Marangkayu
Informasi yang terkonfirmasi secara benar, korban merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Bontang.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
Bukti Reyhand adalah seorang polisi itu dikuatkan dengan foto mengenakan seragam siswa polisi dengan warna khas Polri yang ditemukan di dalam dompetnya.
Nama pada seragam polisi itupun sama dengan identitas Reyhand.
Pemuda kelahiran Marangkayu, 12 Agustus 2003 itu tewas dengan kondisi mengenaskan.
Ia mengalami luka berat pada bagian kepala karena terlindas roda truk oksigen.
Belum jelas bagaimana kronologis kecelakaan maut yang menimpa polisi muda itu.
Lantaran ketika peristiwa terjadi lalu lintas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) terbilang sepi.
Baca juga: Polisi Periksa Sopir Truk yang Terlibat Kecelakaan Maut di Ring Road 1 Samarinda
Insiden kecelakaan maut itupun direspon cepat Relawan Pramuka Peduli Unit Loa Janan yang sigap datang ke TKP dengan membawa ambulans untuk mengevakuasi jenazah Reyhand.
Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan korban kecelakaan lalu lintas pun dilakukan relawan sebelum mengevakuasi jenazah Reyhand.
Para relawan memberi tanda titik di mana letak terakhir jasad korban guna memudahkan Unit Lakalantas Satlantas Polresta Samarinda saat melakukan olah TKP.
"Jasad korban sudah kami evakuasi ke kamar jenazah RSUD IA Moeis, Samarinda," kata Ragil, salah seorang Relawan Pramuka Peduli Unit Loa Janan, yang turut membantu evakuasi korban.
Untuk diketahui, saat kejadian Reyhand tengah mengendarai motor Yamaha Aerox merah hitam bernomor polisi KT 2646 BAC.
Belum diketahui ke mana tujuan polisi muda tersebut.
Korban kecelakaan maut di kawasan Kelurahan Sengkotek Samarinda, Jumat (1/9/2023). Saat ini korban diketahui merupakan anggota Polri dari Polres Bontang (HO/Relawan Samarinda)
Saat kejadian korban mengenakan pakaian sipil dengan tas selempang masih melekat di tubuhnya.
Ragil menjelaskan, dengan disaksikan banyak pihak mereka membuka tas korban.
Di dalamnya tas korban ditemukan beberapa lembar pakaian dan peralatan pribadi.
"Tidak ada senjata (senpi). Tapi tidak tahu kalau di jok motor, karena kami tidak memeriksanya, fokus ke korban," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230901_Korban-Kecelakaan-Maut-di-Sengkotek.jpg)