Senin, 27 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Warga Samarinda Alami Krisis Air Bersih, Terpaksa Ada yang Pakai Air Galon

Kontan saja, ada warga yang mengambil jalan keluar membeli air galon untuk gantikan pemenuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Proses penyaluran air bersih untuk warga di Gang Wahyu oleh Disdamkar Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu (3/9/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ada kisah warga Samarinda yang mengalami krisis air bersih, lantaran tidak mendapat akses pelayanan air PDAM Tirta Kencana. 

Kontan saja, ada warga yang mengambil jalan keluar membeli air galon untuk gantikan pemenuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari. 

Saat ini, pelayanan Perumdam Tirta Kencana Samarinda tengah dikeluhkan sejumlah masyarakat.

Yakni mereka yang bermukim di Jalan Wahid Hasyim II, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. 

Baca juga: Musim Kemarau Melanda, Petani di Balikpapan Utara Menghadapi Krisis Air

Pasalnya warga yang bermukim di Gang Wahyu, Gang Kami dan Lorong Abadi, Kelurahan Sempaja Utara mengaku krisis air bersih.

Nur (53), salah seorang warga Gang Wahyu, RT 39 mengatakan mereka sudah kesulitan air sejak dua minggu terakhir.

Air PDAM tak mengalir. Bahkan untuk sekadar keperluan membersihkan diri dikatakannya tak mencukupi.

"Enggak mandi. Cebok juga pakai air sumur tapi pantat gatalan. Terpaksa pakai air galon," beber Nur kepada Tribunkaltim.co, Minggu (3/9/2023) petang ini.

Tidak hanya Nur, keluhan serupa juga disampaikan oleh Supriadi.

Baca juga: Dampak El Nino Puluhan Santri di Desa Sumber Sari Kutai Kartanegara Mengalami Krisis Air Bersih

Pria 38 tahun itu mengatakan, lantaran air sudah tak mengalir selama hampir tiga minggu, mereka terpaksa membeli air PDAM dengan harga Rp 300 ribu.

"Itu 5000 liter. Cukup untuk 5 hari. Kalau yang pickup atau 1200 liter Rp 100 ribu. 2 hari habis," rinci Supriadi.

Dengan kondisi tersebut, warga setempat yang notabene merupakan kalangan menengah ke bawah mengaku keberatan harus terus menerus membeli air.

Sementara, setiap bulan mereka juga taat membayar pemakaian air PDAM meski lebih sering tak mendapatkan air.

"Beli beras 300 ribu bisa buat sebulan. Ini beli air seminggu bisa 600 ribu. Mau tidak beli tapi masak nasi juga perlu air," keluhnya.

Baca juga: Daftar 18 Lokasi di Bontang Selatan Mati Air PDAM, Ribuan Pelanggan Kena Dampak

Kondisi sulitnya air tersebut juga dibenarkan oleh Suwarno, selaku Ketua RT 39.

Ia menyebutkan, di wilayah RT 39 ada 350 Kepala Keluarga (KK).

Bahkan tidak di wilayahnya saja, di RT 8 dengan jumlah KK yang kurang lebih sama juga mengalami krisis air.

Ia menjelaskan dua minggu ini warganya terpaksa harus membeli air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Ia juga mengatakan tak ada penjelasan pasti dari pihak PDAM mengenai kondisi tersebut.

Baca juga: Aspirasi Warga Pesona Bukit Batuah ke DPRD Balikpapan, dari Jalan Rusak Sampai Krisis Air PDAM

"Katanya perbaikan. Tapi kok tidak ada pemberitahuan sebelumnya?" Imbuhnya.

Merasa pilu dengan keadaan warganya, Suwarno akhirnya menginformasikan hal tersebut ke pihak kelurahan.

Alhasil, keluhan mereka akhirnya direspon oleh pihak Perumdam Tirta Kencana.

Proses penyaluran air bersih untuk warga di Gang Wahyu oleh Disdamkar Kota Samarinda, Minggu (3/9/2023).
Proses penyaluran air bersih untuk warga di Gang Wahyu oleh Disdamkar Kota Samarinda, Minggu (3/9/2023). (TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA)

Melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda (Disdamkar), PDAM menyalurkan air bersih gratis kepada warga di tiga wilayah tersebut.

Kepala Disdamkar Kota Samarinda Hendra AH melalui Koordinator Posko 2 Damkar Barkani menyebutkan mereka menurunkan empat unit truk tanki dengan muatan 5000 liter air bersih.

"Di Gang Wahyu dua ret atau 10 ribu liter air. Sementara di Gang Kami dan Lorong Abadi masing-masing 1 ret, kapasitas 5000 liter air," singkat Barkani.

(*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved