Berita Berau Terkini
Sejarah Hari Jadi Kabupaten Berau yang Diperingati Setiap 15 September
Inilah Sejarah Hari Jadi Berau yang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur.
Penulis: Amilia Lusintha | Editor: Amilia Lusintha
Namanya diabadikan sebagai nama Korem 091 Aji Raden Surya Nata Kesuma.
Setelah wafatnya, pemerintahan Kesultanan Berau dilanjutkan oleh putranya dan kemudian keturunannya sampai abad ke-17.
Pada abad ke-18, Belanda masuk ke Berau dengan dalih perdagangan dan memecah belah Kerajaan Berau menjadi dua Kesultanan.
Diantaranya Kesultanan Sambaliung dan Kesultanan Gunung Tabur.
Saat itu, agama Islam juga masuk ke Berau melalui Imam Sambuayan dengan pusat penyebarannya di sekitar Sukan.
Raja Alam, Sultan pertama Kesultanan Sambaliung, menentang Belanda dengan gigih dan namanya diabadikan menjadi Batalyon 613 Raja Alam di Kota Tarakan.
Kesultanan Gunung Tabur dipimpin oleh Sultan Muhammad Zainal Abidin hingga Sultan Aji Raden Muhammad Ayub.
Wilayah kesultanan ini kemudian menjadi bagian dari kabupaten Berau.
Sultan Muhammad Amminuddin memerintah sebagai Kepala Daerah Istimewa Berau sebelum berubah menjadi kabupaten Dati II Berau berdasarkan Undang-undang tahun 1953.
Tanjung Redeb menjadi Ibukota kabupaten Berau, dan Sultan Aji Raden Muhammad Ayub menjadi Bupati Kepala Daerah Tk. II Berau yang pertama.
Kota Tanjung Redeb ditetapkan sebagai pusat pemerintahan Dati II kabupaten Berau untuk mengenang sejarah pemerintahan Kesultanan Berau, yang dimulai dengan pemindahan pusat pemerintahan ke Kampung Gayam pada tahun 1810.
Demikian ulasan Sejarah Berau atau Sejarah Hari Jadi kabupaten Berau yang diperingati pada 15 September. Semoga bermanfaat! (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230906_Sejarah-Hari-Jadi-Kabupaten-Berau.jpg)