Penemuan Mayat di Palaran
Jasad Perempuan yang Ditemukan di Muara Jembatan Kuning Palaran Samarinda Sempat Dikira Hantu Air
Dikejutkan dengan sesosok bayangan hitam yang mengambang di anak Sungai Mahakam tersebut, Kamis (14/9/2023)
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Sejumlah anak kecil yang tengah asyik bermain di sekitar Jembatan Kuning Palaran atau Jalan Trikora, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda dikejutkan dengan sesosok bayangan hitam yang mengambang di anak Sungai Mahakam tersebut, Kamis (14/9/2023).
Karena sering mendengar cerita mitos dari orang tuanya, sejumlah anak itu mengira sosok tersebut merupakan 'Hantu Banyu atau hantu air' yang hendak menangkap mereka.
"Jadi karena takut anak-anak itu mendorongnya pakai kayu dan hanyut," kata Fadli (28), warga setempat.
Siapa sangka, sosok yang ditakuti tersebut rupanya merupakan jasad seorang perempuan muda yang kemudian ditemukan kembali oleh sejumlah penambang pasir di mulut Muara Tonasa pada Pukul 14.00 Wita.
Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Geger Temukan Jasad Perempuan Muda di Muara Jembatan Kuning Palaran Samarinda
Baca juga: Perempuan Muda yang Jasadnya Ditemukan di Muara Palaran Samarinda Tinggalkan Kendaraan di TKP
"Awalnya mayat perempuan itu nyangkut di klotok. Tapi anak-anak takut jadi didorong pakai kayu dan melapor ke orangtuanya," lanjut Fadli lagi.
Jajaran Polsek Palaran bersama Satpolairud dan Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda langsung menuju lokasi penemuan yang dimaksud.
Menurut penjelasan dari anggota Satpolairud Polresta Samarinda Bripka Zaidin, saat ditemukan tubuh korban dalam posisi tertelungkup di atas lumpur.
Korban masih mengenakan pakaian lengkap serba hitam.
"Tubuhnya belum kaku ataupun bengkak. Diduga meninggalnya subuh tadi," kata Bripka Zaidin kepada Tribunkaltim.co usai proses evakusi korban.
Baca juga: Penemuan Mayat Lansia di Rapak Dalam Samarinda, Terungkap Respon Keluarga Korban
Hingga saat ini belum ada informasi pasti dari pihak kepolisian mengenai penemuan tersebut.
Namun yang jelas jasad korban kini berada di ruang jenazah RSUD AW Sjahranie Samarinda. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.